JAKARTA – Teh merupakan jenis minuman yang cukup digemari banyak orang. Namun, biasanya kita mengabaikan limbah yang dihasilkannya, yakni ampas teh. Padahal, ampas teh sebenarnya masih dapat dimanfaatkan.
Kreativitas ini disuguhkan lima mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Muhamad Labib Ridlo, Robiyatul Abdawiyah, Astriedianova Putri A, Whisnu Aji Pradana dan Erna Warisman mengubah ampas teh menjadi sabun cair.
Labib Ridlo menjelaskan, awalnya mereka melakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar potensi limbah ampas teh untuk dapat dijadikan sebagai bahan campuran pada pembuatan sabun cair. "Yang digunakan dalam penelitian ini adalah teh hijau, teh yang dalam pengolahannya tidak mengalami fermentasi," ujar Ridlo seperti yang dikutip dari laman resmi UNY, Sabtu (24/1/2015).
Ridlo dan kawan-kawan kemudian membuat tiga sampel sabun cair dengan konsentrasi ampas teh berbeda-beda. Sabun cair dengan tambahan ampas teh nol persen diberi nama sabun A, sabun cair B mendapat tambahan ampas teh 20 persen, dan sabun cair C dengan tambahan ampas teh 40 persen. Ketiga produk ini lalu diuji.
"Pengujian dilakukan dengan cara mengoleskan masing-masing sabun pada bagian kulit tangan atau kaki sukarelawan," imbuhnya.
Menurut Astriedianova Putri A, hasil pengujian menunjukkan bahwa sabun A masuk dalam kategori menarik sedangkan dua lainnya masuk dalam kategori cukup menarik. Astri juga menambahkan, sabun cair buatan mereka tidak mengandung pewangi tambahan.
"Jadi, kesimpulan dari uji organoleptic pada aspek keharuman ialah sabun cair A tergolong kategori harum, sedangkan untuk sabun cair B antara sedang-harum, dan sabun cair C termasuk pada kategori tidak harum," kata Astri.
Tidak hanya melakukan pengujian pada aspek keharuman, aspek kesegaran pada kulit dan keamanan juga diperhatikan. Hasilnya ditemukan bahwa sabun cair berlabel B lebih unggul dibanding yang lain.
"Konsentrasi ampas teh 20 persen adalah konsentrasi yang paling sesuai dijadikan campuran dalam pembuatan sabun cair ampas teh," tuturnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)