Inovasi UNS dalam Budi Daya Bawang Merah

Bramantyo, Jurnalis
Senin 19 Januari 2015 16:34 WIB
Peneliti Fakultas Pertanian UNS menemukan inovasi baru dalam budi daya tanaman bawang merah. (Foto: dok. Okezone)
Share :

SOLO- Inovasi pertanian kembali dikembangkan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Para pakar hortikultura kampus ini mengembangkan budi daya tanaman bawang merah melalui teknik penanaman yang berbeda dari sebelumnya.

Ir Eddy Tri Haryanto MP menjelaskan, jika sebelumnya budi daya tanaman bawang merah melalui umbi, maka inovasi terbaru ini menggunakan umbi udara. Dia menjelaskan, umbi udara adalah umbi yang keluar dari organ generatif atau tangkai bunga.

"Uji coba budi daya bawang merah melalui umbi udara ini baru pertama kali dikembangkan di Indonesia," kata Eddy di Solo, Jawa Tengah, Senin (19/1/2014).

Menurut riset uji coba yang dilakukan sejak 2012 lalu, produktivitas bawang merah dengan teknik penanaman model umbi udara meningkat hingga 130 persen dibandingkan dengan menggunakan umbi biasa. Tidak hanya itu, ongkos produksinya juga jauh lebih efisien dan murah.

"Biaya produksi untuk satu hektare lahan bisa ditekan hingga 60 persennya," imbuh Eddy.

Peneliti dari Fakultas Pertanian UNS ini juga menemukan metode pengembangbiakan bawang merah dengan biji. Hasil risetnya menunjukkan, metode biji meningkatkan produktivitas tanaman hingga 60 persen ketimbang menggunakan umbi. Kendalanya adalah petani masih kesulitan membuat bibit umbi hasil biji.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya