Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Arti Londo Ireng yang Viral di Media sosial? Ini Asal-usulnya

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2026 |14:33 WIB
Apa Arti Londo Ireng yang Viral di Media sosial? Ini Asal-usulnya
Apa Arti Londo Ireng yang Viral di Media sosial? Ini Asal-usulnya (Foto: Ist)
A
A
A

Belanda menilai prajurit Afrika lebih mudah beradaptasi dengan iklim tropis dibandingkan tentara dari Eropa. Perekrutan pertama dilakukan di Elmina, wilayah yang kini berada di Ghana. Dari sekitar 150 orang yang direkrut pada tahap awal, 44 di antaranya berasal dari keluarga keturunan Euro-Afrika.

Selanjutnya, pemerintah kolonial menjalin kerja sama dengan Raja Ashanti untuk merekrut lebih banyak orang Afrika, sebagian besar merupakan mantan budak. Hingga 1872, jumlah prajurit Afrika yang bergabung dengan KNIL diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang.

Sebagai bagian dari KNIL, pasukan tersebut ikut terlibat dalam berbagai operasi militer menghadapi perlawanan rakyat di Nusantara, termasuk dalam Perang Aceh. Mereka ditempatkan sebagai bagian dari kekuatan militer kolonial Belanda.

Para prajurit Afrika di KNIL memperoleh status yang setara dengan tentara Eropa. Mereka mendapat perlengkapan militer lengkap serta tinggal di kompleks barak bersama keluarga. Dalam beberapa kasus, anak laki-laki mereka juga kemudian direkrut menjadi prajurit KNIL.

Salah satu tokoh yang dikenal dari kelompok ini adalah Jan Kooi, seorang kopral asal Afrika yang memperoleh perhatian karena kiprahnya selama bertugas di KNIL.

Dalam perkembangannya, istilah Londo Ireng tidak hanya merujuk pada prajurit Afrika. Di sejumlah daerah di Jawa, sebutan tersebut juga digunakan untuk menyebut orang-orang pribumi yang bergabung dengan KNIL dan dianggap berpihak kepada pemerintah kolonial Belanda.

Prabowo Singgung Istilah Londo Ireng dalam Pidato

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement