"Peserta didik juga mendapat ruang untuk berperan sebagai kader Adiwiyata," terangnya.
Pelaksanaan Program Adiwiyata membutuhkan keterlibatan seluruh unsur seperti Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, komite sekolah, dan orang tua dengan peran masing-masing.
Kolaborasi itu dapat dilakukan melalui pembinaan lingkungan, penanaman pohon, pengelolaan sampah, pembuatan kompos, konservasi air, hingga kampanye kebersihan di sekitar sekolah.
Sebagaimana diketahui, secara nasional Program Adiwiyata merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada sekolah yang dinilai berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah atau GPBLHS.
Penilaiannya mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi program lingkungan. Aspek yang diperhatikan antara lain kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi air, konservasi energi, serta inovasi yang berkaitan dengan lingkungan hidup.
(Khafid Mardiyansyah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik