Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Contoh Majas Satire atau Sindiran Lengkap dengan Artinya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2026 |13:10 WIB
7 Contoh Majas Satire atau Sindiran Lengkap dengan Artinya
7 Contoh Majas Satire atau Sindiran Lengkap dengan Artinya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - 7 contoh majas satire atau sindiran lengkap dengan artinya. Majas merupakan gaya bahasa yang dipakai untuk memperindah sekaligus menghidupkan sebuah kalimat. Dengan penggunaan majas, penyampaian pesan menjadi lebih menarik karena tidak disampaikan secara langsung atau literal.

Dalam Bahasa Indonesia, majas terbagi dalam beberapa jenis, seperti majas perbandingan, sindiran, penegasan, hingga pertentangan. Salah satu yang cukup sering digunakan adalah majas sindiran.

Majas sindiran digunakan untuk menyampaikan kritik atau teguran secara tidak langsung. Tujuannya agar pesan yang disampaikan tetap terasa halus, tetapi maknanya tetap sampai kepada pendengar atau pembaca. Jenis majas sindiran pun beragam, di antaranya ironi, sinisme, sarkasme, satire, hingga innuendo.

Majas Satire

Majas satire merupakan gaya bahasa sindiran yang digunakan untuk mengkritik atau menyampaikan ketidaksetujuan terhadap suatu hal, sering kali dibalut dengan humor atau candaan. Meski terdengar ringan, majas ini biasanya memiliki makna yang tajam.

Contoh Majas Satire

1. Minyak goreng sedang mahal, jadi kami pakai minyak yang sama sampai warnanya benar-benar gelap.
Makna: Menyindir kondisi ekonomi atau kebiasaan hemat yang berlebihan.

2. Sepertinya kamu bercita-cita jadi drummer, meja saja dipukul terus tanpa henti.
Makna: Menyindir kebiasaan seseorang yang berisik atau tidak bisa diam.

3. Anakmu cocok jadi pemain sepak bola, apa pun selalu ditendang.
Makna: Menyindir perilaku anak yang suka menendang benda sembarangan.

4. Kamu seperti kucing liar, makannya banyak sekali.
Makna: Menyindir seseorang yang makan dengan porsi berlebihan.

5. Tidak punya baju lain ya? Setiap pergi selalu pakai yang itu lagi.
Makna: Menyindir seseorang yang sering memakai pakaian yang sama.

6. Sudah lama belajar masak, tapi rasanya masih begitu-begitu saja.
Makna: Kritik terhadap kemampuan memasak yang tidak berkembang.

7. Badanmu besar dan terlihat kuat, tapi angkat barang ini saja tidak sanggup.
Makna: Sindiran terhadap seseorang yang tampak kuat namun tidak mampu melakukan hal sederhana.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement