Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamen Fajar: Sekolah Rakyat Wujudkan Filosofi Presiden

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |13:22 WIB
Wamen Fajar: Sekolah Rakyat Wujudkan Filosofi Presiden
Wamen Fajar: Sekolah Rakyat Wujudkan Filosofi Presiden (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan optimisme bahwa Program Sekolah Rakyat (SR) dapat menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan.

Hal tersebut disampaikan dalam acara “Perjalanan Satu Tahun Program Sekolah Rakyat: Capaian Strategis dan Sinergi Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta.

Wamen Fajar menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata tiga filosofi Presiden Prabowo, yakni memuliakan wong cilik, menjangkau yang tidak terjangkau, dan memberi kemungkinan bagi mereka yang sebelumnya dianggap tidak mungkin.

“Beberapa waktu lalu, saya melihat langsung Sekolah Rakyat di Cibadak, Sukabumi, dan Sekolah Rakyat di Lombok Barat. Saya berinteraksi langsung dengan siswa, melihat proses pembelajaran di kelas, dan merasakan ada aura optimisme serta kepercayaan diri yang kuat. Anak-anak mulai punya mimpi,” ujar Wamen Fajar.

Wamen Fajar menegaskan, Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat, mulai dari penyusunan kurikulum, modul ajar, penyiapan guru, hingga penjaminan standar mutu pendidikan.

Sistem Pendidikan Nasional

Ia memastikan bahwa Sekolah Rakyat tetap berada dalam kerangka sistem pendidikan nasional dengan standar yang setara. Hal ini mencakup kurikulum, standar kompetensi lulusan, kualitas guru, hingga pengakuan ijazah.

“Kami memastikan standar Sekolah Rakyat sama dengan standar pendidikan nasional. Apa yang diajarkan terintegrasi dengan sekolah pada umumnya, namun ada penyesuaian sesuai kebutuhan peserta didik,” ujarnya.

Menurut Wamen Fajar, kurikulum Sekolah Rakyat tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga mengintegrasikan keterampilan hidup dan penguatan karakter. Dengan model pendidikan berasrama selama 24 jam, siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga dibentuk pola hidup dan nilai-nilai kemandirian.

“Sekolah Rakyat membangun budaya hidup yang sehat, mandiri dan berkarakter. Ini penting agar pendidikan benar-benar menjadi jalan mobilitas sosial, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa naik kelas,” harapnya.

Dalam aspek tenaga pendidik, Wamen Fajar menekankan bahwa guru Sekolah Rakyat harus memenuhi ketentuan Undang-Undang Guru dan Dosen serta melalui proses seleksi tambahan, termasuk psikotes. Selain kompetensi akademik, guru juga dituntut memiliki kemampuan konseling karena berperan sebagai pendidik sekaligus pengasuh.

“Guru di Sekolah Rakyat punya tugas mulia, harus mendampingi siswa selama 24 jam. Karena itu, mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter dan mendampingi keseharian siswa,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa lulusan Sekolah Rakyat akan memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan nasional, selama satuan pendidikan telah terakreditasi. Hal ini membuka peluang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Pendidikan harus mengubah nasib seseorang. Dengan bekal akademik, keterampilan, dan karakter, kami yakin lulusan Sekolah Rakyat siap menghadapi masa depan dan membawa keluarganya keluar dari kemiskinan,” tegas alumnus program doktoral UGM tersebut.

Di akhir, Wamen Fajar menekankan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat membutuhkan sinergi lintas kementerian/lembaga serta dukungan pemerintah daerah secara berkelanjutan. Menurutnya, memutus mata rantai kemiskinan membutuhkan kerja bersama yang konsisten dan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement