JAKARTA – Mahasiswa jurusan humas merupakan salah satu cabang ilmu komunikasi. Mereka harus adaptif dengan perubahan zaman karena berhubungan dengan orang banyak dan perusahaan atau organisasi. Bagaimana caranya?
Tentunya, perubahan teknologi juga mempengaruhi pelbagai pekerjaan saat ini. Salah satunya kehumasan atau sering disebut PR (Public Relations).
Kehumasan, atau yang disebut dengan PR ini bertugas sebagai penghubung antara media dan perusahaan. Profesi memiliki peran yang krusial dalam membangun citra dan keberhasilan sebuah bisnis. Dalam ranah kewirausahaan, PR menjadi pondasi utama perusahaan untuk mengkomunikasikan nilai, visi, misi, serta tujuan bisnis mereka kepada publik maupun konsumennya.
Permintaan perusahaan dalam mengembangkan nama produk, tentunya para PR menjadi sebuah kunci dalam sebuah kesuksesan. Andika Deni Prasetya, CEO dan Founder Rakamin Academy dalam acara Bincang Vol 5 di LSPR Sudirman Park baru-baru ini mengatakan bahwa PR merupakan garda terdepan dalam mengkomunikasikan pesan dan kualitas produk yang ada dalam perusahaan. Tentunya, seorang PR perlu menyusun strategi komunikasi yang tepat pada sasarannya.
“Brand itu diibaratkan sebagai nyawa. Apabila kita menyasar market generasi z, maka penting untuk mengetahui preferensi yang lekat dengan mereka. Kita bisa gunakan platform digital untuk mengetahui tren apa saja yang berkembang,” ucap Hafiz Zulfikar, Founder sekaligus Managing Director Maia Digital Network, Rabu (13/12/2023).
BACA JUGA:
Manfaatkan Platform
Ia juga menjelaskan bahwa platform digital ini bisa bermacam-macam. Namun perlu diingat, bahwa perkembangan teknologi ini bisa menjadi bumerang jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Karena yang paling dekat dengan masyarakat dalam keadaan ini adalah dengan sosial media itu sendiri.