JAKARTA – Peneliti Ilmu Gizi di King’s College London, Inggris, menemukan bukti dampak mengemil dengan kenaikan berat badan. Kebiasaan makan malam ternyata penting untuk diperhatikan. Tidak hanya kapan waktu makan yang baik, tetapi juga apa yang dikonsumsi sebagai menu makan malam.
Dilansir dari laman Diabetes.co.uk, Minggu (22/10/2023) para ahli mengatakan memilih menu makan malam yang mengenyangkan adalah salah satu cara untuk meghindari kegiatan ngemil larut malam yang ternyata tidak baik untuk tubuh. Kok bisa?
BACA JUGA:
Hal itu lantaran ngemil larut malam dapat menyebabkan kenaikan berat badan, dan membuat tubuh akan merasa lebih lapar di pagi harinya, karena kalori yang dibakarnya lebih lambat. Dokter Berry selaku Peneliti Ilmu Gizi di King’s College London menjelaskan jam sembilan merupakan batas waktu ideal terakhir seseorang untuk makan.
“Tubuh memiliki jam internal tersendiri untuk dapat mengatur bagaimana kita memproses makanan, dengan makan larut malam hanya dapat menganggu jam tubuh kita,” kata dr Berry.
BACA JUGA:
Tidak hanya itu, beberapa penelitian tahun 2022 pun menunjukkan menganggu jam tubuh dapat mempengaruhi tingkat dimana tubuh membakar kalori. Bahkan penelitian di AS juga menemukan jika seseorang bangun, dan merasa lebih lapar dari sebelumnya itu berarti pada malamnya kemungkinan Anda telah menikmati makanan ringan yang dimakan pada malam sebelumnya, sehingga menyebabkan penurunan hormon leptin yang dapat memperingatkan tubuh ketika sudah penuh lalu akan memperlambat laju pembakaran kalori.