Salah seorang staf lokal yang turut membantu para relawan, Abu Romzi jadi korban jiwa dari peristiwa tersebut. Dari penuturan Farid, Abu Romzi sangat membantu para relawan MER-C ketika meminta bantuan di wisma tempatnya tinggal selama bertugas di Rumah Sakit Indonesia yang ada di Gaza. Kehadirannya sudah dianggap seperti bapak sendiri.
BACA JUGA:
Farid meminta agar para masyarakat Indonesia mengirimkan doa untuk para WNI yang ada di Gaza agar diberi kekuatan dan keselamatan selama berada. Menurutnya, kontribusi paling pertama yang paling dibutuhkan adalah doa, karena jika bantuan yang nyata belum tentu langsung sampai ke sana.
(Marieska Harya Virdhani)