“Cerita nenek dulu adanya gendang ini sejak tahun 1800 sekian, lebih kurang 200 tahun. Pemainnya untuk saat ini cuma kami bertiga saja. Sudah kami coba alih generasi tapi belum terlihat ada yang berbakat. Kami ini generasi keempat, kami bertiga sudah 45 tahun memainkan ini bersama,” ucapnya dikutip Kamis (21/9/2023).
BACA JUGA:
Wali Nagari Tabek Panjang Dony Suhendri mengaku kesenian gandang tigo sedang diusulkan menjadi warisan budaya tak benda asal kabupaten agam. Kini festival yang menampilkan adat budaya dan kesenian khas ini pun jadi tontonan favorit wisatawan lokal hingga wisatawan asing.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik