Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terkuak Usia Bulan Sebenarnya, Ternyata Lebih Muda dari Prediksi

Salsyabila Sukmaningrum , Jurnalis-Sabtu, 09 September 2023 |18:00 WIB
Terkuak Usia Bulan Sebenarnya, Ternyata Lebih Muda dari Prediksi
Usia bulan sebenarnya lebih muda dari perhitungan awal (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Bulan merupakan satelit alami bumi yang juga satelit kelima terbesar di tata surya. Setiap planet yang ada di tata surya memiliki satelitnya masing-masing, dan Bulan menjadi satu-satunya satelit alami dari planet Bumi.

Baru-baru ini peneliti menemukan bahwa usia Bulan sebenarnya lebih muda 85 juta tahun dari perkiraan sebelumnya. Lantas, berapakah usia Bulan sebenarnya dan kapan sebenarnya bulan terbentuk?

Sebelumnya, Bulan diperkirakan telah ada 4,51 miliar tahun lalu setelah sebuah objek sebesar planet Mars menabrak Bumi. Dari tabrakan tersebut, pecahan planet terlempar ke dalam orbit kemudian menjadi batuan dan debu yang saling mengklaim satu sama lain.

Dikutip dari sciencetime.com, Sabtu (9/9/2023), diperkirakan pembentukan Bulan terjadi demikian. Ilmuwan yang berfokus di bidang planet asal Jerman, Doris Breuer mengatakan pembentukan Bulan berlangsung singkat. Hanya butuh beberapa ribu tahun sampai benar-benar terbentuk.

Penelitian Usia Bulan Sebenarnya

Pada tahun 2020, ilmuwan dari Universitas Münster dan Pusat Dirgantara Jerman mengungkapkan usia Bulan dari penelitian terbaru. Mereka menunjukan bahwa usia bulan 85 juta tahun lebih muda dari perkiraan awal.

Berdasarkan penelitian, terungkap bahwa tabrakan antar planet tersebut terjadi sekitar 4.425 miliar tahun sebelumnya dan terjadi selama kurang lebih 25 tahun. Setelah tabrakan tersebut, Bulan terbentuk seperti marmer cair ‘Mustafar’ yang memiliki lautan magma sedalam 965 Kilometer atau 600 mil.

Untuk mengetahui berapa lama magma Bulan menjadi padat, para peneliti menggunakan simulasi komputer. Teknologi ini juga membantu para peneliti untuk menentukan berapa sebenarnya usia tepat Bulan sejak terbentuk.

Dari model simulasi ini, dibutuhkan waktu kurang lebih 150 hingga 250 tahun agar magma bulan mengkristal seluruhnya, dimana dari penelitian sebelumnya mengatakan hanya butuh waktu 35 juta tahun agar lapisan luar bulan terbentuk menjadi padat.

Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa dampak dari tabrakan planet-planet pada masa lampau juga memicu pembentukan inti planet. Unsur-unsur berat seperti besi dan nikel akan tenggelam menuju pusat inti planet, sedangkan lapisan batuan silikatnya akan membentuk lapisan luar atau ‘mantel’ di sekitar planet.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement