Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Eropa Ungkap Fakta Baru soal Gigi, Ada Kaitan dengan Bakteri

Richard Ariyanto , Jurnalis-Senin, 28 Agustus 2023 |12:00 WIB
Peneliti Eropa Ungkap Fakta Baru soal Gigi, Ada Kaitan dengan Bakteri
Peneliti Eropa temukan fakta baru soal gigi dan patogen (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Gigi adalah salah satu fungsi yang sangat vital dalam dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya untuk mengunyah dan mencerna makanan. Namun, apakah kamu tahu bahwa dalam gigi kita memiliki patogen atau bakteri?

Patogen sendiri adalah kuman ataupun bakteri yang berada dalam tubuh manusia, salah satunya ada berada dalam gigi. Walaupun termasuk kategori kuman, patogen di dalam gigi tidak menimbulkan penyakit melainkan melindungi tubuh manusia dari berbagai penyakit.

Dilansir dari sciencealert.com, Senin (28/8/2023), analisis antibodi yang ditemukan dari gigi yang berusia 800 tahun memperoleh hasil yang baru untuk menentukan patogen yang dimiliki leluhur kita. Dibangun dari riset sebelumnya, tim yang dipimpin oleh peneliti Eropa yaitu Universitas Nottingham dan Universitas College London (UCL) di UK mengadakan proses yang dinamakan “affinity purification”.

Penelitian digunakan untuk mengidentifikasi molekul dengan molekul lainnya yang tergabung. Ada patogen yang berasal dari gigi leluhur kita.

“Dalam kasus ini, kami menemukan antibodi berasal dari gigi abad pertengahan yang bisa menemukan Virus Espein-Barr, yang bisa menyebabkan Glandular Fever (demam kelenjar, biasanya menyerang remaja),” kata Anisur Rahman, Ahli Reumatologi dari UCL.

 BACA JUGA:

“Ke depannya, bisa berkemungkinan untuk melihat bagaimana antibodi dari spesimen lama bereaksi dengan penyakit saat ini, seperti Black Death (1346-1353),” ucap peneliti.

(Marieska Harya Virdhani)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement