CILACAP - Polusi udara yang saat ini semakin mengancam alam, membuat ratusan siswa mengisi kemerdekaan dengan gerakan cinta lingkungan yaitu melakukan penanaman pohon mangrove secara massal di pantai.
Pohon mangrove efektif sebagai paru-paru dunia sehingga berfungsi untuk mencegah pencemaran udara. Dengan membawa atribut bendera merah putih, sebanyak 300 siswa SMP Muhammadiyah dua Cilacap, Jawa Tengah menyusuri pantai di Tritih Kulon.
BACA JUGA:
Kedatangan ratusan siswa sekolah dan guru ke pantai Cilacap ini, untuk menanam pohon mangrove atau pohon bakau. Menanam pohon mangrove secara massal ini dilakukan siswa dan guru sebagai rangkaian menyambut HUT kemerdekaan ke-78 RI. Penanaman pohon mangrove ini dilakukan di pantai Tritih Kulon yang kini terancam abrasi pantai.
BACA JUGA:
Sebanyak 600 bibit pohon bakau ditanam secara serentak di garis pantai dengan panjang mencapai 500 meter. Pihak sekolah sengaja mengajak para siswa melakukan gerakan menanam pohon mangrove, sebagai edukasi cinta lingkungan kepada para siswa.
Tanaman mangrove merupakan salah satu pohon yang berakar kuat sehingga mampu menahan gelombang laut. Selain itu, pohon mangrove yang berfungsi sebagai paru-paru dunia, diharapkan mampu mencegah pencemaran udara seperti yang terjadi di ibukota Jakarta.
BACA JUGA:
Gerakan menanam pohon bakau secara massal ini dilakukan, selain untuk memperingati HUT kemerdekaan RIM juga sebagai edukasi kepada siswa agar cinta lingkungan. Dengan mengajarkan menanam pohon mangrove akan memberikan kesadaran dan pembelajaran, kepada para siswa akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
(Marieska Harya Virdhani)