Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Mahasiswa UI Dibunuh karena Pinjol, Literasi Keuangan Harus Diajarkan sejak Dini

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2023 |11:14 WIB
Kasus Mahasiswa UI Dibunuh karena Pinjol, Literasi Keuangan Harus Diajarkan sejak Dini
Universitas Indonesia berduka atas kasus Muhammad Naufal Zidan (Foto: Instagram UI)
A
A
A

JAKARTA - Kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Naufal Zidan membuat pilu dunia pendidikan. Almarhum merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI jurusan Sastra Rusia yang tewas dibunuh oleh seniornya sendiri. Salah satu pemicunya karena urusan pinjaman online atau pinjol.

Menanggapi hal ini, Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati mengatakan kejadian yang menimpa mahasiswa UI terkait kasus pinjol kembali mengingatkan kita bahwa pentingnya pendidikan (literasi) tentang pengelolaan keuangan. Masih di tahun ini ada kasus mutilasi yang motifnya juga karena pinjol.

 BACA JUGA:

"Sederet kasus seperti bunuh diri oleh ibu dan anak ataupun bunuh diri tunggal yang di latar belakangi oleh kasus hutang terus menghiasi pemberitaan media media kita. Atau bahkan sumber konflik dan perpisahan dalam keluarga akibat urusan keuangan," kata Devie kepada Okezone, Senin (7/8/2023).

Menurutnya, tidak heran di banyak negara maju, sebut saja Amerika Serikat, Inggris, Jepang misalnya, anak-anak mereka semenjak usia 3 tahun sudah diperkenalkan dengan konsep keuangan. Di sana, kata dia, anak-anak mulai diajarkan soal dari mana sumber sumber uang, bagaimana cara mengelola uang.

"Bahwa di AS anak usia 6 tahun sudah didorong belajar “menghasilkan uang” setelah pulang sekolah untuk mendapatkan uang tambahan," tuturnya.

Devie menambahkan pengetahuan tentang keuangan bukan hanya sekedar menabung atau yang sekarang lagi “trend” investasi misalnya. Tetapi lebih luas dari itu, ialah bagaimana anak anak kita tumbuh dengan nilai nilai kerja keras, mampu mengelola "syahwat keinginan” yang tanpa batas. Devie berharap semoga hal ini dapat menjadi salah satu jalan keluar jangka panjang untuk mencegah terjadinya kasus kasus kekerasan hingga kematian terus bergulir.

"Lalu memahami skala prioritas terhadap kebutuhan hidup hingga mampu berpikir logis dan terbiasa melakukan riset tentang investasi atau berhutang seperti apa yang tidak akan mengganggu kualitas hidupnya," katanya. "Kita perlu apresiasi, tim Kemendikbudristek yang sedang menggodok kurikulum tentang literasi keuangan dari jenjang sekolah dasar," ucapnya.

(Marieska Harya Virdhani)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement