Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa RI Usung Teknik Zero Fluoroscopy Bersaing dengan Ribuan Ahli Jantung, Hasilnya Juara

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Sabtu, 05 Agustus 2023 |07:15 WIB
Mahasiswa RI Usung Teknik Zero Fluoroscopy Bersaing dengan Ribuan Ahli Jantung, Hasilnya Juara
FKUI memenangkan penghargaan Best Scientific Poster di Jerman (Foto: FKUI)
A
A
A

JAKARTA - Tim Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) berhasil unjuk prestasi di kancah internasional dengan meraih penghargaan Best Scientific Poster pada acara Congenital and Structural Intervention (CSI) Congress Frankfurt 2023. Mereka membuktikan kecanggihan prosedur bedah yang sudah dilakukan di Indonesia selama ini. 

Dihelat pada 28 Juni-1 Juli 2023 di Frankfurt, Jerman, tim terdiri dari dr. Brian Mendel (Alumni FKUI 2021, FKUI 2015); Kelvin Kohar (FKUI 2019); Theresia Feline Husen (FKUI 2020); Richie Jonathan Djiu (FKUI 2021); Defin Allevia Yumnanisha (FKUI 2021); dan Justin Winarta (FKUI 2022).

 BACA JUGA:

Kompetisi tersebut mengusung penelitian yang berjudul “A Comprehensive Meta-analysis of the Growing Use of Percutaneous Atrial Septal Defect (ASD) Closure with Echocardiography Guidance Without Fluoroscopy“. Penelitian itu dilakukan dengan bimbingan dari staf pengajar Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI – Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FACC, FESC, FSCAI dan dr. Sisca Natalia Siagian, Sp.JP(K), FIHA.

Mengenal ASD dan Teknik Zero Fluoroscopy 

 

Atrial Septal Defect (ASD) adalah kondisi di mana terdapat lubang di antara atrium jantung. Penutupan lubang di atrium jantung pada kasus ASD dapat ditangani dengan intervensi non-bedah. Untuk melakukan prosedur ini, ahli menggunakan tindakan fluoroscopy, yaitu teknik penggunaan radiasi sebagai panduan yang lebih dikenal dan sering gunakan di negara barat. Namun tindakan fluoroscopy memiliki efek negatif yaitu dapat menimbulkan paparan radiasi terhadap pasien rentan terutama kepada ibu hamil, bayi, dan operator yang bertugas melakukan tindakan.

 BACA JUGA:

Berlatar belakang hal tersebut, tim FKUI tertarik untuk melakukan meta-analisis terhadap 69 pasien ASD yang menjalani tindakan perkutan secara fluoroscopy dan teknik intervensi lainnya bernama zero-fluoroscopy, yaitu prosedur yang tidak menimbulkan radiasi. Keunggulan dan daya tarik dari meta-analisis yang kami teliti adalah dari teknik zero-fluoroscopy itu sendiri, dimana teknik ini sebenarnya umum digunakan oleh tenaga kesehatan yang ada di Indonesia, tetapi jarang digunakan di negara-negara lain, terutama negara barat. 

"Dalam pelaksanaannya, zero-fluoroscopy menggunakan alat bernama ekokardiografi yang dapat menggantikan radiasi sebagai pemandu dalam proses penutupan ASD,” tutur Defin Allevia Yumnanisha dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Jumat (4/7/2023).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement