“Pertama, diniatkan dulu dan belajar sungguh-sungguh dalam menjalankan start up.
Jangan lupa juga buat ikuti semua panduan yang telah dijelaskan panitia. Kita juga bisa belajar dari pengalaman tenant-tenant yang berhasil lolos inkubasi di tahun sebelumnya. Kemudian, perkuat kolaborasi antar anggota tim,” tuturnya.
Kemudian, narasumber terakhir yaitu CEO Polimikro Berdikari Nusantara, M. Nur Ikhsanudin juga turut membagikan perjalanannya dalam merintis start up hingga berhasil lolos program SEMESTA.
“Polimikro Berdikari Nusantara sudah melakukan penelitian di tahun 2012 dan mulai mengembangkan bisnis pada tahun 2021 dengan memanfaatkan peluang yang diberikan UNS melalui program inkubasi SEMESTA UNS. Lalu, pada bulan Februari, kami mengikuti pendaftaran kegiatan yang diadakan oleh Pertamina dan pada bulan Juni, kami dinyatakan lolos,” ujarnya.
(Natalia Bulan)