Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Nama Pakaian Adat Jawa Timur dan Filosofi yang Terkandung di Dalamnya

Insan Kamil Rizqilillah , Jurnalis-Jum'at, 10 Maret 2023 |06:10 WIB
5 Nama Pakaian Adat Jawa Timur dan Filosofi yang Terkandung di Dalamnya
Ilustrasi/@essai
A
A
A

4. Baju Mantenan

Manten dalam bahasa Jawa memiliki arti pengantin. Sehingga membuat baju ini sebagai pakaian adat yang seringkali digunakan pada saat pernikahan.

Pada umumnya model baju pria dan wanita sama, yang terbuat dari bahan beludru dan memiliki warna dasar hitam.

Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, pakaian adat ini sudah mengalami beberapa modifikasi.

5. Baju Cak dan Ning

Apabila di Jakarta ada festival Abang dan None, Surabaya pun juga memiliki kontes pemilihan bujang dan gadis yang disebut Kontes Cak dan Ning. Cak merupakan panggilan akrab untuk laki-laki dan Ning merupakan panggilan akrab untuk perempuan.

Baju untuk Cak terdiri dari beskap dan celana kain yang dilapisi dengan jarik dan dihiasi dengan beberapa aksesoris terutama di depan dada sebelah kanan.

Sementara itu, Baju untuk Ning terdiri dari kebaya dan jarik serta tambahan kerudung selendang yang bermotif renda.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement