Namun, seorang ayah tetap harus terlibat dalam pemantauan tumbuh kembang anak-anaknya.
Dalam hal ini, ayah dapat menyiasati waktu sibuknya dengan menyediakan sebuah waktu khusus sehingga pendampingan pada anak dapat maksimal dan berkualitas.
Sediakan waktu untuk bermain bersama anak yang bisa membangun keeratan hubungan dengan anak.
Paling tidak, ayah bisa menunjukkan perhatian pada kesehatan anak dan ibu, serta membantu ibu mencari solusi bersama dari masalah yang dihadapi.
Komunikasi yang terjalin dengan baik dalam menyepakati apa yang akan diterapkan atau diberikan pada anak, bisa menjaga kondisi kesehatan baik secara fisik atau mental anak terjaga stabil.
“Jalin komunikasi yang baik dengan ibu untuk membahas anak, jangan tidak bersikap tidak mau tahu urusan anak,” ucapnya.
Sementara terkait adanya kaitan stunting dengan budaya patriarki dalam keluarga Indonesia saat ini, ia menilai hal tersebut bisa menjadi salah satu faktor stunting pada anak.
Oleh karenanya, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan penuh dari kedua orangtua, kerja sama dan kekompakan ortu untuk memberikan yang terbaik bagi anak.