"Apalagi 40 persen masyarakat kita masih SD ke bawah, 60 persen SMP ke bawah, 80 persen SMA ke bawah. Jadi artinya dari jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar yang lulusan perguruan tinggi atau setingkat mungkin D3 juga bisa kita klasifikasi, itu tidak lebih dari 20 persen," ujar Hary Tanoesoedibjo.
Dengan pertumbuhan penduduk yang begitu besar HT menyebutkan kondisi saat ini tengah saling kejar-kejaran antara kebutuhan SDM dan jumlah lapangan pekerjaan.
"Artinya apa perlu banyak perguruan-perguruan tinggi yang mampu mencetak SDM supaya prosentase masyarakat Indonesia yang memiliki pendidikan cukup meningkat," kata HT.