Hasil kajian cepat BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa tembok tersebut tak kuat menahan derasnya air.
"Peristiwa robohnya tembok itu diduga karena kehilangan kemampuan menahan volume genangan air dari luar sekolah yang terus naik oleh hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pukul 14.00 WIB," kata Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan resminya, Jumat (7/10/2022).
(Natalia Bulan)