Seperti gempa dengan magnitudo 5,6 yang berpusat di Cianjur, pada 21 November lalu, gempa yang berpusat di Garut, dan terakhir gempa magnitudo 5,8 di Kota Sukabumi yang getarannya terasa di Cimahi, Kamis (8/12/2022).
Oleh karena itu, lanjut dia, mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi salah satu fokus perhatian.
Seperti yang sudah dilakukan di SMPN 1 Cimahi, kemudian di SD Negeri Citeureup Mandiri 2, dan Mandiri 3.
Siswa dilatih bagaimana menyelamatkan diri ketika terjadi bencana khususnya gempa bumi.
"Mereka harus memahami teknik penyelamatan dan perlindungan diri saat terjadi gempa bumi ataupun bencana lainnya," ucapnya.
Pembekalan yang diberikan mulai dari bagaimana siswa bereaksi saat terjadi bencana.
Siswa dilatih tidak panik ketika keluar dari kelas, jalan menunduk dengan tas di atas kepala, melindungi kepala dari kemungkinan reruntuhan bangunan, berlindung di bawah meja, sampai kemudian mereka menyelamatkan diri ke tempat aman.