Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Resensi Buku: Anarkisime untuk Pemula, Mengenal Anarkisme Lewat Bacaan Santai Bergambar

Yopi Muharam , Jurnalis-Selasa, 06 Desember 2022 |15:22 WIB
Resensi Buku: Anarkisime untuk Pemula, Mengenal Anarkisme Lewat Bacaan Santai Bergambar
Buku Anarkisme untuk Pemula/Goodreads
A
A
A

Perlu diketahui, Anarkisme dikenalkan pada abad 17. Saat itu, dibelahan saentaro Eropa sedang panas-panasnya gaungan revolusi, di mana Anarkisme turut andil pada gerakan tersebut.

Sebut saja Joseph Proudhon yang berkontribusi besar dalam pemikiran Anarkisme.

Pasalnya pemikir sekaligus penulis asal Prancis tersebut mengeluarkan buku pada tahun 1841 bertajuk ‘Apa itu Properti?’, inilah awal kiprah ia dijuluki pada buku ini sebagai sang pionir.

Disebutkan di buku ini bahwa Proudhon mengajukan penolakannya terhadap relasi yang didasarkan pada keuntungan ekonomis dan menyatakan bahwa kontrak sosial yang menjadi dasar ideologi liberal hanyalah sandiwara.

Berbicara tentang Anarkisme, selain Proudhon, tokoh besar penggagas Anarkisme berikutnya adalah Mikhail Bakunin, tak banyak menulis seperti halnya Proudhon, ia lebih sering aktif langsung mempraktikannya ke lapangan.

Perbedaan dari keduanya bisa dilihat dari bagaimana Proudhon menciptkan sebuah konsep, maka bakunin adalah realitas yang mendesak untuk mewujudkannya.

Buku bertajuk sosial-sejarah ini tidak hanya meceritakan kiprah-kiprah sang tokoh.

Tapi juga menceritakan bagaimana anarkisme berkembang disetiap Negara, seperti: Spanyol, Prancis, Italia, Rusia Jerman dan lainya yang terkenal pada abad itu dengan demonstrasi samapai vandalisme.

Buku ini berbeda dengan buku yang lainnya, di mana pembuka dari buku ini tidak adanya daftar isi, no ISBN, kata pengantar dll. Tetapi langung kepada judul atau bab.

Sesuai sang pemikir anarkisme Mikhail Bakunin yang selalu mengedepankan kebebasan, maka dibuku inilah kebebasan itu tercipta.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement