Share

Syarat Mengikuti UTBK 2023, Peserta Hanya Diperbolehkan Ikut Satu Kali Saja

Tim Okezone, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 65 2718654 syarat-mengikuti-utbk-2023-peserta-hanya-diperbolehkan-ikut-satu-kali-saja-xTIHViWMnz.jpg Sosialisasi SNPMB 2023/Bachtiar R

JAKARTA - Peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) harus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Pusat UTBK PTN.

Diketahui, peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK sebanyak satu kali dan dikenai biaya pendaftaran.

Calon peserta yang dapat mengikuti SNBT 2023 adalah siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023.

Hasil UTBK hanya berlaku untuk yang mendaftar SNBT 2023. Mekanisme seleksi SNBT dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan PTN.

Kepala Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Profesor Mochamad Ashari mengatakan pada tahun ini, pemerintah mengubah materi tes dalam UTBK SNBT.

Materi yang diujikan adalah tes potensi skolastik (TPS), penalaran matematik, literasi dalam bahasa Indonesia dan literasi dalam bahasa Inggris dengan alokasi waktu 195 menit.

Follow Berita Okezone di Google News

Ashari mengatakan TPS untuk mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal khususnya pendidikan tinggi.

"Dalam TPS yang akan diuji adalah kemampuan penalaran umum kemampuan kuantitatif pengetahuan dan pemahaman umum serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencangkup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar," kata Ashari dalam konferensi pers Sosialisasi SNPMB 2023 yang disiarkan secara daring, Kamis (1/12/2022).

Kemudian untuk literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris bertujuan untuk mengukur kemampuan untuk memahami menggunakan mengevaluasi, berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah.

Serta mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.

Terakhir pnalaran matematik yang berguna untuk mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep prosedur fakta dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan warga dunia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini