Share

Kemendikbudristek Ungkap Perbedaan Seleksi Nasional PTN 2022 dengan SNPMB 2023

Natalia Bulan, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 65 2718598 kemendikbudristek-ungkap-perbedaan-seleksi-nasional-ptn-2022-dengan-snpmb-2023-uSQGeUbX1K.jpg Plt. Dirjen Dikti Kemendikbudristek Profesor Nizam/Tangkapan Layar

JAKARTA - Plt Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Profesor Nizam turut menjelaskan mengenai Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2023, Kamis (1/12/2022).

Nizam mengungkapkan bahwa ada tiga jalur untuk seleksi nasional perguruan tinggi untuk tahun depan yang di antaranya adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Jalur Mandiri.

"Seleksi nasional penting untuk memastikan para siswa, calon mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk bisa meraih cita-cita dari adik-adik untuk menjadi mahasiswa untuk meraih PTN dari yang diselenggarakannya," pungkas Profesor Nizam saat Sosialisasi SNMPB 2023.

Ia mengungkapkan bahwa seleksi nasional PTN 2023 pada dasarnya sama seperti masuk PTN 2022, yang membedakan adalah cara seleksinya.

"Pada seleksi jalur prestasi berdasarkan prestasi siswa selama mengikuti pendidikan di tingkat atas, dengan prestasi itu diserahkan pada masing-masing PTN dengan masing-masing kritetria untuk penyaringan," jelasnya.

Mulai tahun 2023 diseragamkan, di buat acuan bersama sehingga dibuat kesetaraan dibuat jalur prestasi.

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian untuk jalur SMBPT, ujiannya mulai mengacu pada akses yang lebih fleksibel dalam arti PTN itu memastikan. Masuk PTN ada dua sisi, dari calon mahasiswa yang punya minat, kedua dari sisi perguruan tinggi.

Kesuksesan masuk PTN dipastikan ada seleksi. Seleksi berbasis tes dari potensi calon mahasiswa yang diujikan adalah potensinya yang terdiri dari skolastik, tes bakat, tes kemampuan kognitif.

3 pondasi umum keberhasilan di PTN adalah pertama kognitif kemudian kemampuan literasi dan numerasi.

"Kita mengacu kepada praktik internasional yg diterapkan di negara maju. Masuk PTN lebih kepada potensi calon mahasiswa melalui tes skolastik, tes kemampuan dia utk bernalar, menyeleasikan permasalahan, berpikir krisits, di setiap pondasi pordi yg dipilihnya" jelasnya.

Itulah 2 transformasi besar di SNMPB 2023, sehigga kurikulum di SMA yang bertansformasi ini menjadi kurikulum yang fleksibel yang meramu mata pelajaran yang dipilih sebagai penyaluran bakat dan passion sebagai persiapan masuk ke PTN.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini