Share

Sejarah dan Asal-usul Penemu AC, Berawal dari Melihat Orang Tak Nyaman Kepanasan

Zseztar Juvendhitama, Okezone · Kamis 24 November 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 624 2713935 sejarah-dan-asal-usul-penemu-ac-berawal-dari-melihat-orang-tak-nyaman-kepanasan-yUPUU947Or.jpg Ilustrasi/Okezone

JAKARTA - Air Conditioner adalah sebuah mesin dibuat dengan maksud untuk menguatkan suhu udara pada suatu ruangan.

AC (Air Conditioner) banyak digunakan di perkantoran dan rumah-rumah. Dengan udara AC yang sejuk itu, kamu tak perlu merasa kepanasan, sebab udara yang panas akan hilang dan bisa membuat kamu lebih nyaman saat beraktivitas.

Terkait sejarah Air Conditioner, semenjak zaman dahulu, saat abad pertengahan mau orang persia ataupun romawi telah memakai sistem pendinginan ruangan.

Tahukah kamu, bahwa adanya AC bermula dari observasi yang dilaksanakan oleh ilmuwan Amerika Serikat bernama John Gorrie.

John Gorrie diketahui ialah seorang dokter serta juga seorang ilmuwan. Bermula dari banyaknya pasien John Gorrie yang mengidap malaria serta demam tinggi.

Suhu ruangan yang panas menjadikan pasiennya semakin tak nyaman. Maka dari itu, pria yang lahir di Charleston, California Selatan, 3 Oktober 1802 ini berpikir bagaimana caranya agar temperatur tubuh para pasien dapat menurun.

Sesaat melihat kipas angin yang berada tepat di depannya, Gorrie mendapat ide. Gorrie menaruh sebongkah es batu di depan kipas, menjadikan udara dingin es dapat tersebar oleh hembusan angin dari kipas.

Tetapi, metode tersebut dinilai kurang ampuh oleh John Gorrie, karena sebongkahan es cepat mencair.

Pada akhirnya, saat tahun 1851 John Gorrie sukses merancang mesin pembuat es pertama yang nantinya menjadi awal mula dari AC atau Air Condtioner.

Pada enam tahun berikutnya, John Gorrie sukses mendapat hak paten yang menjadi hak paten pertama yang diedarkan untuk sebuah mesin pendingin.

Ini awal mulanya ditemukan mesin pendingin yang sekarang disebut dengan istilah Air Conditioner.

Untuk meningkatkan penemuannya, pada tahun 1845, Gorrie memutuskan untuk berhenti menjadi dokter.

Tetapi, karena banyaknya kecaman pada dirinya selain itu situasi keuangan yang buruk serta kesehatan yang terus menyusut, John Gorrie pada akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada tahun 1855 di tempat bekerjanya, menjadikan mesin ciptaannya gagal untuk ditingkatkan.

Mesin ciptaannya kemudian ditingkatkan lebih lanjut oleh Willis Carrier yang terkenal sebagai penemu AC (Air Conditioner) modern pada tahun 1902.

Willis Carrier adalah sesosok inovator yang merupakan pengagum inovator lain seperti Henry Ford dan Thomas Alva Edison.

Ia kemudian membuat sistem yang berguna untuk mengeringkan dan mendinginkan udara pada bagian dalam pabrik dengan menghembuskan udara itu di atas dua bagian kumparan, yang satu didinginkan oleh air tawar (air dingin) dan satu lagi oleh kompresor pendingin amonia.

Karyanya ini pertama kali dipasang pada tahun 1902 di Sackett-Wilhelms Lithographing and Publishing Company di Brooklyn, kota New York.

Carrier mendapat hak paten atas “Alat untuk Menangani Udara” pada tahun 1906, di tahun yang sama, sesosok insinyur dari Carolina Utara, Stuart Cramer, menciptakan istilah “Air Conditioning (AC).”

Pada tahun 1915, Carrier dan enam kerabatnya membangun Carrier Engineering Company. Ia terus meningkatkan teknologi AC. Pada tahun 1930-an, AC dipasang di berbagai tempat komersil di Amerika.

Memang benar, cerita John ini mengatakan, bahwa sebuah kepedulian yang sukarela akan membawa kita kepada kebaikan. Hanya karena ingin mendinginkan ruangan rawat pasiennya, John sekarang sudah sukses “mendinginkan” seluruh dunia dengan AC-nya.

Tak lupa juga, karena usaha Gorrie yang membuat mesin pendingin tersebut, mesin ini dapat ditingkatkan oleh Willis Carrier yang terkenal sebagai penemu AC modern pada tahun 1902.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini