Share

Angela Tanoesoedibjo: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat Pesat Sejak Pandemi Covid-19

Melati Pratiwi, MNC Portal · Sabtu 19 November 2022 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 19 65 2710713 angela-tanoesoedibjo-ekonomi-digital-indonesia-meningkat-pesat-sejak-pandemi-covid-19-1NWohitcss.jpg Angela Tanoesoedibjo/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA -Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Angela Tanoesoedibjo mengungkap sebuah fakta menarik.

Dalam orasi Orasi Ilmiah Wisuda STIE Indonesia Banking School, Angela mengatakan Indonesia tengah mengalami peningkatan ekonomi digital.

"Sejak pandemi Covid 19 melanda, ekonomi digital indonesia meningkat dengan pesat" ujar Angela, Sabtu (19/11/2022).

(Baca juga: Wamenparekraf Angela Berikan Orasi Ilmiah di Wisuda STIE Indonesia Banking School)

Berdasarkan fakta yang dijabarkan, pada semester pertama tahun 2020-2021, ada 21 juta konsumen digital baru dengan peningkatan pengguna internet menyentuh angka lebih dari 70 persen.

"Mencapai 76,8 persen dari total populasi dimana rata-rata masyarakat indonesia menggunakan internet hampir 9 jam per hari" lanjut Angela.

Tak sampai disitu saja, Angela juga mengungkapkan fakta dari Bank Indonesia. Tercatat, transaksi melalui SMP, ponsel, dan internet banking di tahun 2021 pun melambung tinggi.

"Meningkat senilai 39,87 triliun rupiah, dibandingkan pada tahun 2020 , dan volume transaksi digital perbankan 2021 meningkat di atas 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya" ucapnya.

Angela Tanoesoedibjo lantas menjelaskan bahwa ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh 20 persen dari tahun 2021. Jumlah ini diprediksikan akan menjadi 146 miliar USD di tahun 2025 serta 330 miliar USD pada tahun 2030 mendatang.

Adapun pernyataan tentang ekonomi digital sendiri sudah pernah dibahas oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam pergelaran KTT G20. Angela pun mengulang kembali sedikit materi yang disampaikan oleh Jokowi mengenai peran ekonomi digital itu sendiri.

"Ekonomi digital adalah kunci masa depan perekonomian dunia menjadi pilar ketahanan di masa pandemi dengan kontribusi 15.5 persen dari PDB global, serta membuka peluang bagi masyarakat kecil agar bisa menjadi bagian dari rantai pasok global" jelas Angela Tanoesoedibjo.

Angela Tanoesoedibjo menilai, dengan akses keuangan merata, menurunnya biaya transaksi, serta kemudahan transaksi, kelak akan semakin besar pula peluang usaha untuk berkembang. Hal ini tentu saja akan berimbas pada terciptanya lapangan pekerjaan baru.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini