Berkat jasanya dalam memajukan pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara kemudian diangkat menjadi Menteri Pengajaran Indonesia atau yang sekarang disebut sebagai Menteri Pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia.
Bahkan hari kelahirannya pun saat ini diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
2. Sekolah Istri - Dewi Sartika
Sejak kecil, orangtua dari Dewi Sartika selalu menuntut dirinya untuk terus bersekolah meski hal tersebut bertentangan dengan adat yang ada saat itu.
Hal tersebut rupanya yang membentuk tekad Dewi Sartika untuk terus memajukan emansipasi wanita.
Hingga di tahun 1904, dirinya sukses mendirikan sekolah khusus perempuan pertama di Indonesia bernama Sakola Istri.
Kurikulum yang diterapkan sekolah ini mengikuti kurikulum pemerintah, tetapi ada beberapa mata pelajaran keterampilan tugas perempuan pada saat itu, seperti mencuci, dan menjahit.
Sekolah ini semakin berkembang dan tersebar di berbagai kota. Salah satu sekolah yang masih berjalan yaitu Sekolah Dewi Sartika di Jalan Keutamaan Istri No. 12 Balonggede, Bandung, Jawa Barat.
3. Pesantren Tebuireng - KH. Hasyim Asy'ari
Pesantren yang didirikan oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 1899 merupakan tempat pembelajaran yang berfokus pada pendalaman ilmu pendidikan Agama Islam.
Pesantren yang didirikan oleh pendiri organisasi massa terbesar Islam, Nahdlatul Ulama (NU) ini juga telah menjadi pesantren terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.