JAKARTA - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang alat peraga edukatif bagi siswa SDN 1 Candimulyo, Madiun sebagai upaya mitigasi gempa bumi.
Hal ini didorong karena negara Indonesia sendiri adalah daerah yang rawan gempa bumi karena dilalui jalur pertemuan tiga lempeng tektonik.
Dikutip dari laman resmi ITS, Saifuddin S.Si M.Sc Ph.D, ketua tim Abmas ini meyakini bahwa di tengah kemutakhiran teknologi, alat peraga masih memegang peran yang penting sebagai media pembelajaran, terlebih bagi anak-anak dengan rasa ingin tahu yang tinggi.
“Untuk itu, kami menggagas sebuah alat peraga edukatif bernama shaking table atau meja getar,” ungkapnya.
Dalam proses perakitannya, alat inovatif ini menggunakan komponen-komponen yang sederhana, seperti pegas sebagai penyangga, kayu tipis sebagai material meja, motor Direct Current (DC) sebagai penggerak, dan adaptor DC sebagai sumber listrik.
“Selain itu, terdapat pula komponen dimmer lampu yang berfungsi mengatur putaran pada sistem,” beber Saifuddin.