Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

8 Fakta Ilmiah Kenapa Manusia Cepat Marah saat Lapar, Nomor 4 Sering Terjadi

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Kamis, 20 Oktober 2022 |10:20 WIB
8 Fakta Ilmiah Kenapa Manusia Cepat Marah saat Lapar, Nomor 4 Sering Terjadi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

2. Otak Membutuhkan Glukosa

Selain sebagai sumber energi bagi tubuh, otak juga membutuhkan glukosa yang berasal dari makanan bahan bakar untuk mengontrol emosi.

 3. Tubuh Membutuhkan Pasokan Energi

Beberapa nutrisi dari makanan yang dikonsumsi dan diserap tubuh seperti, karbohidrat, protein, dan lemak bertransformasi menjadi glukosa, asam amino, dan asam lemak. Nutrisi yang sudah bertransformasi ini kemudian masuk ke dalam aliran darah yang menyebar ke seluruh tubuh sebagai pasokan energi.

4. Lapar Membuat Hilang Konsentrasi dan Ceroboh

Menurut sebuah studi di Amerika Serikat menyebutkan bahwa rendahnya kadar gula dalam darah membuat seseorang menjadi mudah marah. Otak yang mengalami defisit kalori membuat produktivitasnya melambat yang berujung susah konsentrasi, linglung, dan cenderung cepat lelah dalam beraktivitas. Tak hanya itu, lapar juga menimbulkan rasa kantuk, bahkan bertindak ceroboh.

5. Otak Melepaskan Hormon Stres

Saat lapar, otak akan melepas hormon stres atau adrenalin kortisol. Hormon ini membuat seseorang sulit untuk mengontrol emosi.

6. Otak Melepaskan Hormon Ghrelin

Saat lapar, selain melepas hormon stres juga akan melepas hormon ghrelin ke seluruh tubuh sehingga pelan-pelan akan merasa cemas. Namun, rasa cemas ini akan berhenti setelah makan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement