Share

Daftar 5 Penemuan dari Ilmuwan Indonesia yang Diakui Dunia

Natalia Bulan, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 624 2682600 daftar-5-penemuan-dari-ilmuwan-indonesia-yang-diakui-dunia-v3N2P70pba.jpg Ilustrasi ilmuwan/Freepik

JAKARTA - Berikut ini adalah 5 penemuan dari ilmuwan Indonesia yang sudah diakui dunia.

Ilmuwan-ilmuwan Indonesia cukup dikenal di berbagai belahan dunia karena kepintarannya.

Beberapa jurnal dan karya ilmiah mereka pun bahkan diakui oleh dunia. Para ilmuwan Indonesia juga rutin melakukan penelitian dan menuangkannya ke dalam jurnal internasional agar bisa diakses oleh masyarakat di seluruh dini.

Ini dia 5 penemuan ilmuwan Indonesia yang sudah diakui dunia, simak selengkapnya di sini!

1. Sistem fondasi konstruksi cakar ayam

Karya ini diciptakan oleh Profesor Dr. Ir. Sedyatmo yang memperkenalkan penemuannya tersebut secara masif setahun setelah ia menemukannya pada tahun 1961.

Ia memperkenalkannya baik dalam skala nasional maupun internasional.

Fondasi cakar ayam disusun dari plat beton dengan tulang tipis yang dipasang secara vertikal dan dijadikan satu secara monolut dengan plat beton.

Karya ini biasa diaplikasikan sebagai solusi fondasi di lahan yang lunak.

Fondasi cakar ayam telah mendapatkan pengakuan paten dari 11 negara yang terdiri dari Indonesia, Inggris, Jerman Barat, Jerman Timur, Belgia, Italia, Kanada, Amerika Serikta, Denmark, Prancis, dan Belanda.

2. Pemecahan persamaan Helmholtz

Yogi Ahmad Erlangga, alumuns Jurusan Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung (ITB) tercatat memiliki karya yang diakui dunia.

Ia adalah sosok yang berhasil memecahkan persamaan Helmholtz dengan menggunakan metode Ekuasi Helmholtz yang sudah ia teliti di disertasinya.

Risetnya tersebut mampu menjadikan proses data seismik dalam survei cadangan minyak bumi menjadi 100 kali lebih cepat.

Selain itu, ia melakukan penelitian pada 2005 dan juga dapat digunakan oleh perusahaan minyak karena kecepatannya.

Jurnal penelitiannya dapat diakses di Google Scholar dan bahkan mendapatkan penghargaan dari Achmad Bakrie X dan Freedom Institute di tahun 2012.

3. Crack Propagation

Crack propagation adalah teori pendeteksian rambatan kerusakan konstruksi badan pesawat yang diungkapkan oleh BJ Habibie.

Karya ini berhasil meringankan bobot pesawat kosong tanpa penumpang dan bahan bakar hingga 10% bahkan 25% setelah material komposit dimasukkan ke dalam badan pesawat.

BJ Habibie juga sosok yang berkontribusi dalam kelahiran pesawat pertama karya anak bangsa yang ia beri nama N-250 Gatotkaca.

Pesawat ini perdana terbang pada 10 Agustus 1995. Dengan karya-karyanya di bidang penerbangan, BJ Habibie dikenal sebagai Bapak Teknologi di Indonesia.

4. Jumlah kromosom

Karya ini ditemukan oleh Dr. Joe Hin Tjio dari Pekalongan, Jawa Tengah yang meneliti mengenai jumlah kromosom yang dimiliki manusia.

Ternyata manusia memiliki 26 pasang atau 46 buah kromosom yang membawa miliaran DNA.

Penelitian ini ia lakukan di Institute of Genetics of Sweden di University of Lund, Swedia tahun 1956 dan dipublikasikan di jurnal genetika kredibel Hereditas.

5. Alat terapi kanker

Dr. Warsito Purwo Taruno pada tahun 2004 menemukan sebuah alat yang dapat dimanfaatkan sebagai terapi kanker terutama kanker otak dan payudara.

Ilmuwan yang juga pemilik badan riset CTECH Labs ini menciptakan alat berupa rompi dan hel mdengan teknologi Electrical Capacitive Volume Technology (ECVT).

Jika ditelusuri dari Google Scholar, Warsito sudah banyak menulis jurnal dan karya lain secara internasional.

Tidak sendiri, ia kerap berkolaborasi dengan ilmuwan-ilmuwan dari negara lain, seperti dalam jurnal ‘Electrical capacitance volume tomography’ di tahun 2007.

Jurnal tersebut ia tulis bersama para peneliti Ohio State University, Qussai Marashdeh dan Liang-Shih Fan, serta diterbitkan oleh IEEE Sensors Journal.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini