Share

Asal-Usul Tanaman Karnivora

Rafid Ahmad Fauzi, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 624 2680577 asal-usul-tanaman-karnivora-pwqBbIgCn3.jpg Tanaman Karnivora/Softpedia

JAKARTA - Asal-usul tanaman karnivora ternyata tidak hanya sekedar tumbuh di muka bumi ini.

Ada berbagai proses hingga dia menjadi tanaman karnivora. Jika kita bayangkan, tanaman karnivora cukup mengerikan.

Namun, mereka hanya memangsa hewan kecil seperti serangga dan protozoa.

Tanaman karnivora memakan hewan dan protozoa untuk mendapatkan nutrisi atau nutrien agar mereka dapat tumbuh dan berkembang.

Tumbuhan ini beradaptasi untuk tumbuh di daerah yang gersang atau kurang nutrisi, seperti rawa gambut yang mengandung asam.

Tanaman ini menjebak serangga dan protozoa dengan bau yang disukai kedua jenis makhluk tersebut.

Sehingga mereka hinggap di tanaman dan langsung dimangsa. Lalu, bagaimana asal-usul tanaman karnivora? Berikut penjelasannya.

Tanaman karnivora sudah ada sejak 70 juta tahun yang lalu, beberapa tanaman berevolusi menjadi pemakan daging.

Tanaman karnivora yang cukup terkenal sekarang ada Dionaea Muscipula, Aldrovanda Vesiculosa, dan Drosera Spatulata.

Ketiga spesies tanaman ini memiliki cara memangsa yang sama yaitu melalui gerakan.

Lalu, hewan akan semakin membusuk dan mati. Evolusi ketiga tanaman ini terjadi lewat pengubahan nilai guna gen-gen akar dan daun.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, tanaman ini tidak serta merta tumbuh di muka bumi. Ada tiga proses evolusi yang terjadi.

1. Proses Evolusi Pertama

Sekitar 70 juta tahun yang lalu, tanaman karnivora yang awalnya non-karnivora mengalami duplikasi genom seutuhnya.

Sehingga tanaman memiliki dua genom, sementara ia hanya butuh satu untuk bertahan hidup.

Genom kedua ini yang malah berkembang di tanaman dan mengarah ke tanaman karnivora. Sehingga mereka membutuhkan nutrisi dari hewan untuk bertahan hidup.

2. Proses Evolusi Kedua

Terjadi ketika tanaman berhasil menyerap nutrisi dari hewan.

Sehingga tumbuhan seperti ini sudah tidak membutuhkan daun dan akar tradisional, kedua gen ini perlahan menghilang.

3. Proses Evolusi Ketiga

Tahap ini menjadi yang terakhir sebelum tanaman menjadi tanaman karnivora seutuhnya.

Terjadinya perubahan evolusioner yang spesifik pada tanaman terhadap lingkungannya.

Gen akar berfungsi sebagai enzim pencerna dan menyerap nutrisi dari hewan. Sedangkan gen kelenjar berfungsi menghasilkan sari untuk menarik serangga datang.

Itulah asal-usul tanaman karnivora dan proses evolusinya sehingga menjadi tanaman karnivora. Semoga bermanfaat!

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini