Share

Ratusan Siswa Jalani Psikotes untuk Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka

Adi Haryanto, Koran Sindo · Kamis 29 September 2022 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 624 2677175 ratusan-siswa-jalani-psikotes-untuk-persiapan-implementasi-kurikulum-merdeka-JQZwGBIVF2.jpg Ilustrasi/Okezone

BANDUNG BARAT - Siswa kelas VII dan IX SMPN 1 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti proses psikotes yang digelar pihak sekolah.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui minat, bakat dan gaya belajar anak didik yang ke depannya bisa dikembangkan.

"Kegiatan psikotes ini kolaborasi pihak sekolah dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Sasarannya adalah ratusan siswa kelas VII dan kelas IX," terang Kepala SMPN 1 Ngamprah, Mepi, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, selain untuk mengetahui minat dan gaya belajar siswa yang, kegiatan psikotes tersebut juga sebagai persiapan pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Maka semua siswa khususnya kelas VII dan IX disarankan untuk ikut psikotes karena sangat penting dalam melihat pengembangan potensi minat dan bakat siswa.

Hasil psikotes juga bisa menjadi acuan bagi siswa dalam menempuh pendidikan di tingkat SMA/SMK atau saat jenjang kuliah.

Follow Berita Okezone di Google News

"Bukan hanya bagi sekolah, psikotes ini juga bermanfaat bagi setiap siswa karena mereka bisa mengetahui minat dan potensi untuk dikembangkan pada saat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi," tuturnya.

Ketua Pelaksana Psikotes, Neng Sri Hayati menambahkan, kegiatan dilaksanakan untuk mengetahui tujuan dan kemampuan psikotes anak, kecerdasan, bakat, dan kepribadian setiap siswa. Bagi guru, hasil psikotes dapat memberikan gambaran kemampuan siswa.

Sedangkan untuk para pembina ekstrakurikuler, hasil psikotes dapat menjaring bakat dan minat siswa dalam menentukan ekstrakurikuler yang dipilihnya. Sebab itu terkait dengan kemampuan, intelegensi, bakat, minat, dan kepribadiannya.

"Ini juga sebagai referensi untuk memilih studi lanjutan, baik SMA atau SMK, sesuai jurusannya atau peminatan dari masing-masing siswa," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini