Share

Mendikbudristek Berkunjung ke Amerika Serikat, Beri Kuliah Umum di NYU

Angga Rosa AD, Koran Sindo · Sabtu 17 September 2022 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 624 2669477 mendikbudristek-berkunjung-ke-amerika-serikat-beri-kuliah-umum-di-nyu-9MclBPJatM.jpg Mendikbudristek Nadiem Makarim melakukan kunjungan kerja di AS/Dok. Kemendikbudristek

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS).

Mendikbudristek membawa dua misi dalam melakukan lawatan kerja ini.

Pertama, mendorong kerja sama antara lain di bidang pendidikan tinggi dengan sejumlah universitas dan bidang kebudayaan dengan institusi riset dan permuseuman top dunia yang berkedudukan di AS.

Kedua adalah untuk menegaskan kemepimpinan Indonesia dalam hal transformasi sistem pendidikan melalui terobosan-terobosan Merdeka Belajar.

โ€œVisi saya adalah untuk tidak lagi mengejar ketertinggalan, tapi menjadikan Indonesia pemimpin perubahan, sehingga menjadi contoh negara-negara lainnya,โ€ ujar Menteri Nadiem dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (17/9/2022).

Sebelumnya, terobosan-terobosan Merdeka Belajar telah menjadi dasar dari agenda prioritas G20 bidang pendidikan yang penyelenggaraannya tuntas pada Pertemuan Tingkat Menteri Pendidikan G20 di Bali pada 1 September 2022.

Atas dasar dukungan negara-negara G20, hasil kerja G20 bidang pendidikan tersebut juga akan disampaikan Mendikbudristek pada United Nations Transforming Education Summit yang merupakan rangkaian dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 19 September 2022 mendatang di Kota New York.

Dalam lawatan tersebut, Mendikbudristek berkesempatan memberikan kuliah umum di di New York University (NYU).

Mendikbudristek menyampaikan sejumlah terobosan Merdeka Belajar.

Di hadapan mahasiswa dari berbagai belahan dunia, Menteri Nadiem menyampaikan tantangan yang ada di Indonesia yang merupakan sistem pendidikan terbesar keempat di dunia, serta solusi yang dihadirkan jajarannya di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Para peserta kuliah umum antusias bertanya kepada Mendikbudristek. Misalnya saja Jamie Dehouck yang menanyakan bagaimana Menteri Nadiem menangani permasalahan pendidikan di daerah kepulauan.

โ€œKami melakukan berbagai upaya masif untuk menciptakan kondisi di mana hasil dari transformasi tidak dapat diputar balikkan ke kondisi semula. Namun, upaya masif ini juga berarti potensi perbedaan kualitas hasil. Karenanya, pendekatan yang intensif dan adaptif di sejumlah daerah tetap kami lakukan, agar semua dapat merasakan manfaat dari perubahan ini,โ€ terang Menteri Nadiem.

โ€œKami menghadirkan terobosan-terobosan yang secara SDM, regulasi, dan praktiknya dapat terus berlangsung meski berganti pemerintahan," ungkap Mendikbudristek terkait keberlanjutan transformasi ini.

Direktur Pendidikan Internasional pada Fakultas Kebudayaan, Pendidikan, dan Pembangunan Manusia NYU, Dana Brude yang memoderasi kuliah umum ini mengatakan, Amerika sebagai sistem pendidikan ketiga terbesar di dunia sangat bangga disinggahi Menteri Makarim.

"Kami bangga disinggahi seorang pemimpin dunia yang tengah mentransformasi sistem pendidikan terbesar keempat," ujarnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini