JAKARTA - Belajar bahasa asing dari berbagai negara bisa sangat bermanfaat. Ketika dunia menjadi lebih modern dan globalisasi tidak bisa dihindari, salah satu keuntungannya akan membantu kita bertahan hidup.
Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa paling populer di dunia. Namun, sepertinya ada beberapa bahasa asing lain yang penting untuk dipelajari. Bahasa asing yang perlu Anda pelajari adalah:
1. Mandarin
Belajar bahasa Mandarin akan membantu kamu dalam dunia bisnis dan perjalanan. Banyak perusahaan mengharuskan kamu untuk dapat berbicara bahasa Cina.
Ini memiliki jumlah penutur terbesar dan merupakan bahasa dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
2. Spanyol
Ada 440 juta penutur asli bahasa Spanyol di 20 negara. Bahasa Spanyol adalah bahasa ibu yang paling banyak digunakan kedua di dunia.
Dengan menguasai bahasa Spanyol, Anda bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan atau peluang bisnis.
Terlebih lagi, belajar bahasa Spanyol juga mudah. Selama Anda rajin dan bertekad, itu mungkin.
3. Jepang
Sebagai negara maju di Asia, Jepang telah menjadi negara populer di dunia. Banyak perusahaan Jepang yang terkenal di dunia, seperti Honda, Toyota, Sony, Toshiba dan Canon.
Ada sekitar 130 juta orang di dunia yang bisa berbahasa Jepang. Tentu saja, jika Anda menguasainya, itu adalah kesempatan untuk mendapatkan koneksi dan karier yang baik.
4. Jerman
Bahasa Jerman adalah pilihan terbaik jika Anda ingin bekerja di organisasi internasional.
Di Eropa, bahasa Jerman adalah bahasa yang paling banyak digunakan. Ekonomi Jerman adalah yang terbesar di Eropa. Ini bisa menjadi kesempatan untuk kemajuan karier.
5. Prancis
Sebagai bahasa yang diajarkan di semua negara di dunia, bahasa Prancis penting dan harus dikuasai.
Dengan pasar tenaga kerja yang luas, bahasa Prancis akan membantu Anda menemukan pekerjaan dengan lebih mudah.
Ini bisa menjadi nilai tambah untuk resume Anda.
6. Arab
Negara-negara Arab telah mengambil langkah-langkah strategis dalam konteks pasar global.
Oleh karena itu, belajar bahasa Arab akan membantu Anda memajukan karir di bidang pariwisata dan bisnis.
Muhammad Febriyanto Putra, Aktivis Persma Ketik, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta.
(Natalia Bulan)