Share

Mahasiswa Unpad Pasang Reflective Collar ke Kucing Jalanan untuk Cegah Potensi Kecelakaan

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 19 Agustus 2022 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 65 2650461 mahasiswa-unpad-pasang-reflective-collar-ke-kucing-jalanan-untuk-cegah-potensi-kecelakaan-YvKDO4LVUC.jpg Mahasiswa Unpad berikan kalung reflektif ke kucing jalanan/Dok. Unpad

BANDUNG - Sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang tergabung di dalam Komunitas 'Unpad Street Feeding Animal Friend' (UnpadSF) memasangkan kalung reflektif (reflective collar) kepada sejumlah kucing jalanan di lingkungan kampus Unpad Jatinangor dan wilayah Kecamatan Jatinangor.

Hal ini adalah proyek untuk memperingati Hari Kucing Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Agustus 2022 yang lalu.

Dikutip dari laman resmi Unpad, proyek ini memiliki tujuan dengan memasangkan kalung khusus yang mampu memantulkan lampu kendaraan bermotor di kondisi minim cahaya, akan membantu pengemudi bisa melihat posisi hewan yang menggunakannya.

Kalung ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mencegah potensi kecelakaan antara kendaraan bermotor dengan kucing jalanan di malam hari.

“Kami menerima keluhan dari sivitas akademika dan warga setempat yang sering tidak sengaja menabrak kucing ketika berkendara di malam hari. Kalung ini memiliki lapisan reflektor yang dapat efektif dilihat dari jauh dalam keadaan gelap sehingga pengendara mampu lebih berhati-hati,” tutur salah satu relawan UnpadSF, Shafira.

Shafira memaparkan, rencananya pemasangan kalung ini akan dilakukan dalam beberapa fase sembari mengevaluasi efektivitas dan menjaring masukan dari masyarakat.

Untuk fase pertama, kalung telah dipasangkan kepada 20 ekor kucing jalanan. Komunitas UnpadSF juga telah mengestimasi terdapat 85 kucing jalanan yang hidup di kampus Unpad Jatinangor.

Untuk lingkungan kampus, pihaknya menargetkan pemasangan kalung ini kepada 80% kucing dewasa. Selain itu, kalung ini berfungsi sebagai penanda target sterilisasi. Sterilisasi penting untuk mencegah overpopulasi kucing jalanan serta dapat meningkatkan kesejahteraan hewan tersebut secara keseluruhan.

Keberadaan kalung ini juga diharapkan dapat memberikan impresi yang baik kepada masyarakat sekitar bahwa sivitas akademika Unpad memiliki kepedulian kepada kehidupan hewan yang ada di sekitar mereka.

“Idenya bagus dan semoga tidak ada kejadian kucing kageleng lagi karena pengendara motor juga suka reuwas terus ikut jatuh,” ujar salah satu warga Desa Cikeruh, Ros.

Penerimaan masyarakat tersebut disambut baik oleh pendiri UnpadSF, Lazuardyas Zhafran Ligardi.

“Kami berterima kasih kepada sivitas Unpad dan masyarakat Jatinangor yang mendukung kegiatan ini. Ini adalah usaha untuk mewujudkan Unpad sebagai rumah yang ramah bagi hewan yang hidup berdampingan dengan kita. Semoga Unpad dapat menjadi contoh.” ujarnya.

Komunitas UnpadSF didirikan oleh dua orang mahasiswa FIKOM Unpad, yaitu Lazuardyas Zhafran Ligardi dan Joshua Elvanus pada Maret 2021.

Ide membentuk komunitas berbasis sukarelawan ini berangkat dari kepedulian kepada hewan jalanan di lingkup kampus Universitas Padjadjaran dan sekitarnya.

Kegiatan-kegiatan UnpadSF diantaranya Trap-Neuter-Return (TNR) kucing jalanan, pemberian pakan dan vitamin, pengobatan hewan sakit, edukasi kepemilikan hewan peliharaan, serta menulis blog. Saat ini, UnpadSF beranggotakan belasan relawan mahasiswa dari berbagai fakultas.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini