Share

Rayakan HUT ke-77 RI, Siswa SMA/SMK/SLB di Jabar Serentak Gelar Lomba Agustusan

Agung Bakti Sarasa, Koran Sindo · Jum'at 19 Agustus 2022 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 624 2650403 rayakan-hut-ke-77-ri-siswa-sma-smk-slb-di-jabar-serentak-gelar-lomba-agustusan-f7cce3zOcT.jpg Kemeriahaan lomba Agustusan di SMKN 15 Kota Bandung, Kamis (18/8/2022)/Agung B S

BANDUNG - Satu hari setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI), seluruh siswa SMA/SMK/SLB di Provinsi Jawa Barat menggelar berbagai lomba.

Beragam lomba yang memasukkan unsur-unsur muatan lokal tersebut diikuti seluruh civitas akademika sekolah dalam rangka membangun kebersamaan dan kekompakkan serta meningkatkan nilai-nilai wawasan kebangsaan.

"Seluruh SMA/SMK/SLB di Jabar hari ini serentak menggelar lomba Agustusan," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi saat menghadiri lomba Agustusan di SMKN 15 Bandung, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis (18/8/2022).

Dedi pun mengapresiasi seluruh sekolah yang mengelar perlombaan bertema muatan lokal dalam rangka HUT ke-77 RI tersebut.

Bahkan, Dedi pun turut menjadi peserta lomba balap bakiak, salah satu lomba Agustusan khas di Jabar.

Diketahui, selain lomba balap bakiak, SMKN 15 Bandung juga menggelar beragam lomba Agustusan lainnya, seperti lomba tarik tambang, makan kerupuk, balap karung, dan lomba-lomba lainnya yang kerap digelar saat perayaan HUT RI.

"Tadi kita juga siapkan hadiah seperti tas, topi, dompet, dan yang lainnya untuk para peserta didik yang hapal bunyi Undang-Undang Dasar Tahun 1945, termasuk kepada siswa yang bisa melantunkan lagu Sunda," katanya.

Menurut Dedi, dalam perlombaan tersebut, menang kalah bukanlah persoalan. Lebih dari itu, kata Dedi, perlombaan tersebut memiliki makna lebih besar, yakni membentuk rasa gotong royong dan kebersamaan.

"Hal itu pun menjadi implementasi Pancasila dalam rangka memperkokoh wawasan kebangsaan," ujarnya.

Dedi menilai, wawasan kebangsaan harus terus ditingkatkan sebagai upaya pembentukan karakter peserta didik yang baik.

Sehingga, sifat-sifat kepedulian, kebersamaan, gotong royong, dan sikap kesatuan melekat dalam karakter dan budi pekerti peserta didik.

"Karena hanya karena itulah, negara kita ke depan bakal tetap kokoh," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengimbau agar seluruh sekolah di Jabar mewaspadai masuknya paham-paham yang berpotensi mengganggu Pancasil sebagai ideologi negara.

"Makanya saya tadi menantang siswa untuk membacakan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 untuk membentengi siswa dari organisasi terlarang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini