Menuŕut Yatin Supriyatin, pihak sekolah sudah mengajukan perbaikan kepada Pemkab Karawang 2 tahun lalu atau sebelum Covid-19.
Hanya saja hingga sekolah roboh tak kunjung mendapat tanggapan.
"Sebelum covid-19, kami sudah mengusulkan agar segera diperbaiki. Namun sampai sekarang belum juga dilakukan perbaikan," katanya.
Yatin mengatakan, selama menunggu jawaban pengajuan perbaikan sekolah, pihaknya hanya memperbaiki sedikit-sedikit kondisi bangunan dan atap.
Namun karena memang.kerusakannya sudah parah maka tidak bisa diperbaiki sebagian saja.
"Harus menyeluruh diperbaiki karena memang sudah parah," katanya.