Matahari sebagai pusat tata surya mengirimkan sinarnya menuju bumi dan dibelokan lagi sebagianya keluar angkasa oleh atmosfer.
Lalu sebagiannya lagi masuk ke bumi sebagai suatu negeri radiasi infra merah kemudian dipantulkan kembali. Nah, radiasi yang masuk ke dalam atmosfer ini kemudian disebut sebagai efek rumah kaca.
Sementara pemanasan global atau global warming merupakan meningkatnya suhu di bumi dikarenakan gas polutan yang mencemari udara.
Kenaikan konsentrasi gas dari hasil bahan bakar fosil seperti CO2 yang terperangkap di atmosfer mengakibatkan efek rumah kaca.
Karena adanya efek rumah kaca, panas matahari tetap terperangkap dalam atmosfer sehingga bumi mengalami pemanasan global.
Pemanasan global terus terjadi seiring dengan revolusi industri pada abad 18 yang mana bahan bakar fosil, minyak bumi dan batu bara terus meningkat.
Efek yang ditimbulkan sangat serius terutama bagi lingkungan geofisika dan aktivitas ekonomi sosial masyarakat.