2. Musical Intelligence
Untuk orang yang suka berkaitan dengan suara, pola, atau nada teratur, tandanya ia memiliki kecerdasan musikal.
Orang yang punya kecerdasan tinggi di bidang musikal akan lebih mudah mengenali, memodifikasi, bahkan membuat karya mysk berupa lagu atau instrumental.
Kecerdasan musikal juga berkaitan dengan kemmapuan matematis, ketika musik dan matematika cukup berkaitan erat dalam proses berpikir.
Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini baisanya suka bernyanyi atau bersenandung secara tidak sadar.
3. Logical-mathematical Intelligence
Orang-orang yang cerdas berlogika akan senang memecahkan masalah dengan analisis dan hubungan sebab akibat.
Mereka percaya bahwa pendekatan ilmiah selalu lebih baik untuk memberi solusi.
Dominan dalam kecerdasan logika membuat mereka jadi ahli untuk mengenali pola numeris/silogisme, membuat argumen yang sesuai dengan penalaran, dan menjadi orang yang tahu membedakan mana yang betul mana yang salah.
4. Existential Intelligence
Orang dengan tipe kecerdasan eksistensial terkenal dengan pemikirannya yang selalu filosofis dan juga ahli berpikir kritis.
Mereka selalu tertarik untuk mempertanyakan hal-hal fundamental, bahkan pertanyaan yang tidak memiliki jawaban pasti atau nyata.
Kecerdasan eksistensial banyak ditemukan pada orang yang berprofesi sebagai teolog, akademisi, dan pemikir teori.
5. Interpersonal Intelligence
Kecerdasan ini cukup dimiliki banyak orang. Seseorang dengan tipe kecerdasan interpersonal menyukai aktivitas berkomunikasi atau mengobrol dengan orang lain.
Mereka juga lihai untuk mengamati perubahan mood orang lain.
Orang dengan kecerdasan interpersonal tingkat tinggi, bisa ditemukan pada seorang guru, pekerja sosial, atau teman yang menajdi tempat curhat banyak orang.