Sekolah nagari juga selaras dengan kurikulum merdeka belajar, karena lebih pada mengeksplorasi kemampuan siswa sesuai dengan minat bakatnya dan kemudian didampingi seorang guru.
Apalagi sukses atau tidaknya seseorang tidak harus tergantung pada nilai satu mata pelajaran saja. Sebab setiap manusia pada prinsipnya memiliki minat dan bakat serta kemampuan yang berbeda-beda.
Bahkan selaras pendidikan suatu di Minangkabau seperi masa dahulunya. Semua orang bebas belajar apa saja, mulai dari tulis baca Alquran, seni hingga pelajaran beladiri.
"Di sini anak nantinya akan dicoaching terus, sehingga tampak perkembangannya sesuai minat bakatnya masing-masing," terangnya.
Ia menyampaikan kegiatan tersebut sebelumnya sudah diekspos di salah satu nagari Kecamatan Sutera dan secara umum bakal dilaunching mulai tahun ajaran baru 2022-2023.