Share

Gubernur Khofifah Bekali Kunci Sukses Kepemimpinan untuk Ratusan Siswa SMA Taruna Nusantara

Lukman Hakim, Koran SI · Jum'at 24 Juni 2022 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 624 2617446 gubernur-khofifah-bekali-kunci-sukses-kepemimpinan-untuk-ratusan-siswa-sma-taruna-nusantara-g3y2hT6Dyw.jpeg Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/Lukman Hakim

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan pembekalan kepemipinan kepada 364 siswa SMA Taruna Nusantara di halaman Gedung Negara Grahadi kemarin.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Jatim ini juga secara khusus menggelar karpet merah untuk menyambut kedatangan para siswa calon pemimpin bangsa dari 34 provinsi tersebut.

Para siswa yang bertandang ke Grahadi kali ini adalah siswa Kelas XII angkatan XXXI SMA Taruna Nusantara. Dari total 364 siswa yang hadir, 48 diantaranya adalah putra kebanggaan Jatim.

"Selama menjabat gubernur Jawa Timur dari Februari 2019, baru kali ini area depan Grahadi diberikan karpet merah secara khusus untuk menyambut siswa SMA Taruna Nusantara," kata Khofifah dalam sambutannya.

Ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan yang diberikan Khofifah atas kedatangan para siswa SMA Taruna Nusantara.

Ia menyebut bahwa karpet merah ini digelar untuk menyambut kedatangan calon pemimpin bangsa di masa depan.

"Kami semua memberikan penghormatan, doa kesuksesan untuk calon-calon pemimpin bangsa yang akan memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik untuk kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia," sebutnya.

Khofifah lantas berbagi tips menjadi seorang pemimpin. Menurutnya, untuk menjadi pemimpin yang sukses harus memiliki semangat untuk membangun, memimpin dan memajukan daerahnya dengan semangat kolaborasi dan sinergi yang baik.

Maka, lanjutnya, strong partnership dan harmonious partnership menjadi kuncinya.

"Strong partnership dan harmonius partnership tidak hanya menjadi keyword tetapi juga password dalam membangun leadership yang kuat ," tegasnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengajak mereka untuk menarik kembali memori tentang terminologi nusantara yang juga menjadi bagian nama dari almamater mereka.

Ketika nusantara dicetuskan oleh Mahapatih Gajah Mada dari Bumi Majapahit yang tak lain adalah di Jatim.

Saat itu Patih Gajah Mada berharap bahwa pulau-pulau yang berada di luar itu dapat dipersatukan.

Tentu waktu itu adalah dalam penguasaan Kerajaan Majapahit. Kemudian hal tersebut diadopsi menjadi bagian dari perspektif melihat wilayah Indonesia.

"Maka dari sini lah kemudian dikenal juga Bhinneka Tunggal Ika," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMA Taruna Nusantara Bidang Kesiswaan Mayjen TNI (Purn) Asrobudi menyebut, Gubernur Khofifah adalah pemimpin yang menapaki tahapan medan pengabdian mulai dari bawah, bukan yang secara instan menjadi pemimpin.

"Itulah alasan mengapa para siswa SMA Taruna Nusantara perlu mendapat pembekalan dari Gubernur Khofifah," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini