Share

Banyak SD di Daerah Ini Minim Pendaftar di PPDB 2022, Dapat Siswa di Bawah 5 Orang

Erfan Erlin, iNews · Sabtu 18 Juni 2022 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 624 2613952 banyak-sd-di-daerah-ini-minim-pendaftar-di-ppdb-2022-dapat-siswa-di-bawah-5-orang-ziyu5PQ655.jpg Ilustrasi/Okezone

GUNUNGKIDUL - Sejumlah SD di Gunungkidul tercatat minim pendaftar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023.

PPDB 2022 di wilayah ini sendiri sudah berakhir pada 15 Juni kemarin dan kondisi seperti ini akan terus terjadi.

Dari data Dinas Pendidikan Gunungkidul, ada beberapa SD yang mencatatkan siswa pendaftar di bawah lima orang hingga penutupan PPDB.

Empat SD tersebut di antaranya adalah SD Kedungbolong Gedangsari, SD Ngalang Gedangsari, SD Pucung Girisubo, SD Ngagel Karangmojo, SDN Bibal Panggang, dan juga SD Wonolagi Ngleri.

Kepala SDN Bibal, Tri Widayanti membenarkan sekolahnya hanya mendapat satu siswa yang mendaftar saat PPDB.

Sejatinya, dalam PPDB kali ini ada empat orang pendaftar, namun yang dapat mereka unggah secara online hanya satu orang.

"Satu itu yang online, yang offline ada tiga. TK wilayah SD hanya meluluskan tiga siswa, yang dua siswa keluar daerah ikut orangtua," ucapnya.

Sedikitnya siswa yang mendaftar di SDN Bibal Panggang bukan karena kualitas SD tersebut, tetapi lebih karena keberadaan SD tersebut merupakan SD Layanan, yang artinya SD tersebut harus berdiri kendati tidak ada murid sekalipun.

SDN Bibal Panggang ini didirikan oleh pemerintah untuk melayani Dusun Bibal. Dusun Bibal Kalurahan Girisoka Kapanewon Panggang berada di wilayah paling luar Kabupaten Gunungkidul karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantul.

Dusun Bibal hanya terdiri dari 25 Kepala Keluarga.

"Kita berada di wilayah terluar. Jarak terdekat dengan SD lain itu sekitar 4-5 kilometer. SD kami mendapat amanah harus berdiri meskipun pada tahun tertentu tidak mendapat murid,"kata dia.

Minimnya pendaftar ini bukanlah kali ini terjadi. Karena setiap tahun pelajaran baru hanya sedikit siswa yang mendaftar ke sana.

Padahal sebenarnya SDN Bibal sendiri diisi oleh tenaga pendidik yang komplit, semua mata pelajaran termasuk olahraga sudah terdapat gurunya masing-masing. Bahkan di SD N Bibal terdapat tenaga pendidik yang memiliki gelar S2.

"Kalau guru komplit, ada 8 orang. Ada yang S2 juga, mayoritas berasal dari Bantul kalau guru lokal hanya ada satu orang. Setiap tahun selalu kekurangan siswa," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Taufik Aminudin, ketika dikonfirmasi perihal adanya sekolah yang hanya mendapatkan pendaftar satu orang ia tidak memberikan penjelasan.

Ia beralasan jika dirinya belum mengecek ke lapangan terkait laporan tersebut.

"saya belum cek lagi ke lapangan," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini