“Karena sistem (hybrid) ini sudah diumumkan setahun lalu, seharusnya fakultas sudah memiliki tenaga terampil itu,” tambahnya.
Melalui model hybrid ini, mahasiswa dipersilakan untuk datang ke kampus.
Baik untuk mengikuti perkuliahan secara luring ataupun memanfaatkan berbagai fasilitas kampus untuk kuliah secara daring.
Rektor menekankan, kendati model pembelajaran hybrid akan mulai diterapkan di semester mendatang, tidak semua mata kuliah akan di-hybrid-kan.
Ada beberapa mata kuliah yang difokuskan untuk hybrid, seperti mata kuliah yang bisa meningkatkan literasi dan keterampilan teknologi mahasiswa hingga mata kuliah yang mengakomodasi mahasiswa dari luar Unpad, baik dalam dan luar negeri.