Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gaet University of Oxford, Anies Persiapkan SDM untuk Tunjang Operasional Bus Listrik

Natalia Bulan , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2022 |13:36 WIB
Gaet University of Oxford, Anies Persiapkan SDM untuk Tunjang Operasional Bus Listrik
Kerja sama DKI Jakarta dengan Universitas Oxford/Pemprov DKI
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Transport Studies Unit (TSU) Universitas Oxford, Inggris, terkait pengembangan riset dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemprov maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan target Jakarta mencapai Net Zero Emission (Emisi Nol Karbon) pada 2050.

Diketahui, kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri.

"MoU antara PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dengan Transport Studies Unit (TSU), Oxford University dilakukan untuk pengembangan riset dan capacity building (pengembangan kapasitas sumber daya manusia) pemerintah dan BUMD Jakarta," kata Anies dalam keterangannya dikutip, Senin (23/5/2022).

Dalam kunjungannya ke Oxford University, Gubernur Anies disambut oleh Head of Social Sciences Division Oxford University, Professor Tim Power.

"Kami berdiskusi mengenai potensi Asia Tenggara ke depan yang menarik untuk menjadi perhatian dunia akademik maupun profesional, serta potensi kerjasama dengan Centre of South East Asian Studies," jelasnya.

Kini, Anies Baswedan tengah gencar mewujudkan Jakarta sebagai 'Kota Kolaborasi' atau 'The City of Collaboration'

"Bagaimana kita mewujudkan Jakarta sebagai 'Kota Kolaborasi'? Salah satunya adalah dengan memformalisasi inisiasi kolaborasi melalui MoU. MoU mengekspresikan ruang kolaborasi yang disepakati antar dua pihak, yang kemudian tentunya dilanjutkan dengan kerja-kerja teknis yang intensif," tulis Anies di akun Instagram-nya.

Ada enam kerja sama yang telah dilakukan dengan sejumlah perusahaan dan lembaga internasional

Pertama, adalah MoU dengan Switch Mobility untuk standardisasi operasional bus listrik.

Kedua, MoU dengan Crossrail International untuk penyusunan strategi pembangunan koridor ekonomi, sosial, hijau berkelanjutan sepanjang jalur MRT Fase 3.

Ketiga, MoU dengan BloombergNEF untuk mendukung rencana pengoperasian kendaraan umum bertenaga listrik.

Keempat, MoU dengan Transport Studies Unit, University of Oxford untuk pengembangan dan peningkatan kualitas SDM terkait penyiapan bus listrik.

Kelima, MoU dengan PT Alstom untuk kerjasama solusi sistem perkeretaapian, meliputi skema pengadaan rolling stock, sinyal, infrastruktur, dan layanan perkeretaapian.

Keenam, MoU dengan PT Thales untuk solusi teknologi integrasi sistem pertiketan.

"Kami percaya bahwa pemerintah yang berhasil adalah pemerintah yang delivered, atau berhasil menuntaskan rencana yang dibuat. Begitu pula dengan inisiasi kolaborasi ini, kami berharap seluruh MoU dapat menjadi MoU yang hidup, aktif, sehingga dapat mendatangkan manfaat nyata bagi pengembangan transportasi publik di Jakarta dan mewujudkan Jakarta Net Zero Emissions 2050," ujarnya.

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement