Pihaknya memiliki sumber daya tenaga ahli dan tehnis bahkan mahasiswa yang siap dilibatkan mulai dari pengumpulan data, perencanaan konsep dan berbagai tahapan lain.
Para ahli dari UGM ini nanti akan diperbantukan kepada Pemprov DKI Jakarta dan Pengelola Kemayoran.
UGM berharap agar kerjasama tersebut segera diimplementasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
"Ada 23 hektare. Nanti akan segera ada diskusi antara Pemprov DKI, Pengelola Kemayoran dan tim dari kami (UGM) untuk menentukan langkah apa yang segera dilakukan,"terang dia.