Share

Ujian Sekolah Tingkat SMP di Kotim Kalteng Masih Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Antara, · Selasa 24 Mei 2022 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 624 2599226 ujian-sekolah-tingkat-smp-di-kotim-kalteng-masih-terapkan-protokol-kesehatan-ketat-stDPIJStaP.jpg Bupati Halikinnor saat memantau ujian di SMPN 1 Sampit, Senin (23/5/2022)/Antara

SAMPIT - Sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah masih menerapkan protokol kesehatan meski pemerintah sudah melonggarkan aturan seiring melandainya kasus Covid-19 di Indonesia.

"Kami tetap mengingatkan agar semua disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kalau merasa badan kurang sehat, harap segera periksa. Apalagi kalau demam, harus pakai masker," kata Bupati Halikinnor di Sampit, Selasa (24/5/2022).

Halikinnor meninjau pelaksanaan ujian tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 3 Sampit, didampingi oleh Sekretaris Daerah Fajrurrahamna dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Susiawati.

Saat ujian berlangsung terpantau seluruh siswa masih menggunakan masker yang merupakan bagian dari kewaspadaan, meskipun sudah dua bulan tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Menurut Halikinnor, melandainya kasus diyakini juga dampak positif vaksinasi yang gencar dilakukan. Dia menyebut capaian vaksinasi dosis pertama saat ini sudah lebih dari 97 persen, tahap dua sudah 75% dan booster sudah 74%.

"Imbauan presiden, kalau di tempat terbuka silakan tidak pakai masker karena Covid-19 ini sudah sangat melandai. Kita berharap pandemi ini betul-betul berakhir. Saatnya pemulihan ekonomi," ujar Halikinnor.

Kepala SMPN 1 Sampit, Maspa S Puluhulawa mengatakan, pelaksanaan ujian sudah berjalan satu pekan. Jumlah peserta ujian sebanyak 332 orang dengan 10 ruang kelas.

"Kami tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap mewajibkan anak-anak memakai masker dan mencuci tangan. Ini sebagai upaya pencegahan," kata Maspa.

Sementara itu, Zahra salah seorang siswi SMPN 2 Sampit mengaku tidak mempermasalahkan tetap diberlakukannya protokol kesehatan di sekolahnya.

"Kami tetap pakai masker, cek suhu dan cuci tangan. Di ruangan juga tetap berjarak. Tidak apa-apa karena protokol kesehatan ini demi kesehatan kita juga," demikian Zahra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini