Share

Perbedaan Permasalahan Kependudukan di Negara Maju dengan Negara Berkembang

Zahra Larasati , Okezone · Kamis 19 Mei 2022 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 624 2595996 perbedaan-permasalahan-kependudukan-di-negara-maju-dengan-negara-berkembang-hEfCEeMFDV.jpg Perbedaan Permasalahan Kependudukan di Negara Maju dan Negara Berkembang/Freepik

JAKARTA - Berikut ini adalah perbedaan permasalahan kependudukan antara Negara Maju dengan Negara Berkembang yang mereka alami.

Dalam pelaksanaan pembangunan tentu setiap negara akan menghadapi berbagai permasalahan, satu di antaranya adalah masalah kependudukan.

Masalah kependudukan ini juga dirasakan oleh negara berkembang dan juga negara maju.

Masalah kependudukan ini berbeda antara negara maju dan berkembang, berikut perbedaannya:

Masalah negara maju:

1. Investasi Negara Maju Masuk ke Negara Berkembang

Banyaknya pengusaha negara maju yang melakukan investasi di negara berkembang karena dilihat negara berkembang memiliki pasar potensial bagi produk luar dan memiliki keuntungan yang tinggi.

Akibatnya, jumlah investasi di negara maju akan menurun.

2. Tenaga kerja dari negara berkembang masuk ke negara maju

Meski di negara maju peraturan ketenagakerjaan sudah baik, adanya arus masuk tenaga kerja dari negara berkembang juga memiliki dampak negatif, seperti persaingan yang tinggi antara tenaga kerja luar dan dalam negeri.

3. Kerusakan Lingkungan

Banyak perusahaan dari negara maju yang masuk ke negara berkembang untuk mengambil sumber daya alam mereka dan pada akhirnya negara berkembang yang rugi akibat kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perusahaan negara maju.

Masalah negara berkembang:

1. Kemiskinan

Masalah kemiskinan ini sudah pasti dialami oleh negara berkembang, dilihat dari pendapatan per-kapita saja yang rata-rata atau bahkan rendah.

Kemiskinan ini dapat menimbulkan masalah baru, seperti tingkat kriminal yang tinggi serta pengangguran.

2. Pengangguran

Akibat dari kemiskinan muncul masalah pengangguran.

Pengangguran juga timbul karena adanya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.

3. Kekurangan Modal

Saat proses pembangunan ekonomi masalah kekurangan modal kerap dialami oleh negara berkembang.

Biasanya, untuk mengatasi permasalahan ini negara berkembang akan menarik investor.

4. Ketidakmerataan hasil pembangunan

Seperti di Indonesia, pembangunan tidak merata antara pulau Jawa yang ada Ibukota serta kota-kota besar lainnya.

Apabila melihat ke daerah diluar pulau Jawa akan terlihat perbedaan yang jauh.

5. Keterbelakangan

Berhubungan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) suatu negara, masalah keterbelakangan ini berhubungan erat dengan rendahnya tingkat pelayanan kesehatan, terpeliharanya fasilitas umum, hingga kedisiplinan masyarakat.

(bul)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini