Share

Memahami Blocking Time di UTBK SBMPTN 2022 dan Bagaimana Strategi Mengatasinya

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 13 Mei 2022 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 624 2593591 memahami-blocking-time-di-utbk-sbmptn-2022-dan-bagaimana-strategi-mengatasinya-hodQCXfNyo.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2022 akan segera digelar.

Diketahui, UTBK SBMPTN akan dibagi dua gelombang, gelombang pertama akan digelar pada 17-23 Mei 2022, sementara gelombang kedua pada 28 Mei - 3 Juni 2022.

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh peserta dalam mengikuti UTBK SBMPTN 2022, salah satu yang penting adalah Blocking Time.

Pasalnya, peserta harus tetap tenang dan mencoba menjawab setiap sal yang diujikan namun jangan sampai kehabisan waktu.



Lalu apa itu Blocking Time dan bagaimana strategi untuk mengatasinya agar bisa menjawab seluruh soal UTBK SBMPTN 2022?

Mengutip dari Ruangguru, simak selengkapnya di sini!

Blocking time itu apa sih?

Pada saat UTBK, peserta hanya bisa mengerjakan soal setiap subtes di dalam blok atau alokasi waktu subtes tersebut.

Setelah alokasi waktu suatu subtes habis, maka peserta tidak akan bisa mengerjakan soal di subtes sebelumnya.

Misalnya di Tes Potensi Skolastik (TPS) peserta akan mengerjakan empat subtes yang terdiri darai penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan, dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Untuk setiap subtes akan ada alokasi waktu pengerjaan soal yang berbeda-beda. Setelah waktu pada satu subtes habis, maka peserta tidak bisa kembali ke subtes tersebut.

Saat itu peserta harus melanjutkan ke subtes berikutnya.

Bagaimana strategi mengatasinya?

Peserta tentunya harus memiliki strategi yang tepat untuk mengatasi atau menghindari Blocking Time saat UTBK.

Simak strategi yang bisa dicoba berikut ini!

1. Lakukan latihan tryout dengan durasi yang sama dengan ujian untuk membiasakan diri mengelola pressure dan menjaga konsentrasi peserta selama mengerjakan ujian berjam-jam tanpa jeda.

2. Pastikan peserta tidak menghabiskan waktu di satu soal saja dan set secara mandiri batas waktu pengerjaan maksimal per butir soal.

Hal ini jelas penting agar peserta tidak terpaku pada satu soal dan bisa segera pindah ke soal lain.

3. Hindari menumpuk soal untuk ditebak di akhir, langsung saja putuskan untuk menebak atau tidaknya sebelum pindah ke soal selanjutnya.

4. Bila masih ragu dengan jawaban di satu soal, gunakan fitur menandai 'ragu-ragu' di soal tersebut.

5. Set alokasi waktu tersendiri di akhir untuk review soal yang masih ragu.

Lalu yang terakhir, peserta sebaiknya menghindari menebak atau menjawab asal soal UTBK.

Pasalnya, LTMPT punya sistem yang bisa mendeteksi apakah peserta menjawab soal dengan serius atau hanya menebak saja.

Sistem ini nantinya akan memeriksa dari seberapa cepat atau lambat peserta mengisi soal. Sayangnya, aturan ini memang tidak dituliskan secara gamblang dalam aturan pelaksanaan UTBK.

Tapi hal ini perlu diperhatikan, meski UTBK tidak ada sistem pengurangan nilai untuk soal yang salah, tapi sistem akan secara otomatis menganulir jawaban yang terindikasi sebagai jawaban tebakan.

Total waktu pengerjaan TPS dan TKA di UTBK dilakukan selama 3 jam 15 menit secara langsung tanpa ada jeda istirahat.

Kecuali memilih Ujian Campuran, akan ada jeda 1,5 jam antara ujian TPS dan TKA Saintek dengan TKA Soshum.

(bul)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini