JAKARTA - Kelebihan dan kekurangan desentralisasi yang saat ini berlaku akan dibahas pada artikel kali ini. Pemerintah Indonesia menetapkan desentralisasi guna membantu pemerintah pusat dalam membangun Indonesia sesuai cita-cita bangsa yang tertuang dalam UUD 1945.
Tentunya, akan sulit bagi pemerintah pusat dalam mengelola seluruh daerah kesatuan negara ini sendirian. Indonesia memiliki daerah yang sangat luas dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda-beda. Maka dari itu, pemerintah memberikan kewenangan bagi pemerintah daerah untuk mengelola daerahnya dan membantu pemerintah pusat mencapai cita-cita bangsa yang diinginkan.
Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), desentralisasi adalah sistem pemerintahan yang lebih banyak memberikan kekuasaan kepada pemerintah daerah. Penyerahan sebagian wewenang pimpinan kepada bawahan (atau pusat kepada cabang dan sebagainya).
Baca juga: 25 Tahun Desentralisasi, Ma'ruf Amin Minta Daerah Tak Berorientasi pada Rutinitas
Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan desentralisasi?
Kelebihan Dan Kekurangan Desentralisasi
Okezone mengutip dari Modul Pembelajaran SMA PPKN: Hubungan Struktural Dan Fungsional Pemerintahan Pusat Dan Daerah , berikut kelebihan dan kekurangan dari sistem desentralisasi.
Baca juga: Terkait Rusia Vs Ukraina Pemerintah Dukung Resolusi PBB, Ketua DPR: Sesuai UUD 1945
Kelebihan :
Struktur organisasi adalah pendelegasian wewenang dan memperingan manajen pemerintahan pusat.
Mengurangi adanya penumpukan pekerjaan di pemerintah pusat.
Jika ada permasalahan yang mendesak, pemerintah daerah tidak harus menunggu instruksi dari pemerintah pusat.