Share

Universitas Brawijaya Kembali Berlakukan Kuliah Online, Imbas Tingginya Kasus Covid-19

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 11 Februari 2022 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 65 2545974 universitas-brawijaya-kembali-berlakukan-kuliah-online-imbas-tingginya-kasus-covid-19-IulnoE8zTg.jpg Universitas Brawijaya (Foto : MPI)

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) kembali menerapkan perkuliahan online 100 persen akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Malang. Penerapan perkuliahan daring ini diputuskan melalui surat perintah Rektor nomor 2196/UN10/TU/2022 tanggal 11 Februari 2022.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Aulanni’am menyampaikan, peningkatan kasus Covid-19 di Kota Malang menjadi pertimbangan menetapkan keputusan kembali memberlakukan perkuliahan online. Hal ini diambil setelah sebelumnya UB sempat memberlakukan perkuliahan hybrid atau dua metode luring dan daring.

“Kebijakan kuliah daring ini dilakukan sambil menunggu perkembangan kasus Covid-19, sampai ada masukan dari Satgas Covid-19 UB bahwa boleh kembali ke sistem perkuliahan hybrid,” ungkap Prof. Aulanni’am, kepada awak media pada Jumat (11/2/2022).

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di lingkungan kampus UB, agar melakukan pemantauan, pelacakan, dan pelaporan kasus Covid-19 yang ada di Universitas Brawijaya. Demikian juga Satuan Pengamanan Kampus diwajibkan melakukan penertiban kegiatan yang melanggar protokol kesehatan di fasilitas publik yang ada di dalam kampus secara rutin.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid UB Prof. Dr. dr. Sri Andarini menuturkan, Satgas menyediakan hotline khusus untuk melayani mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang terpapar Covid-19. Civitas akan diarahkan oleh satgas sesuai indikasi, apakah harus isolasi mandiri di rumah, di isoter, atau perawatan lebih lanjut.

“Satgas akan mengevaluasi setiap minggunya, jika memang kasus Covid-19 sudah melandai, akan dipertimbangkan lagi untuk kuliah hybrid,” ungkap Prof. Andarini.

Sebagai informasi dalam sembilan hari terakhir sejak 2 - 11 Februari 2022 terdapat tambahan pasien Covid-19 sebanyak 2.453 orang di Kota Malang. Kasus aktif Covid-19 di Kota Malang pun bertambah menjadi 406 pasien pada Jumat (11/2/2022).

Sementara total akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis pagi (10/2/2022) mencapai 18.604 kasus, dengan kasus aktif bertambah 277 pasien, dengan total 1.744 kasus aktif Covid-19.

Sedangkan pasien sembuh tercatat 129 pasien dengan total 15.725 pasien dinyatakan sembuh, dan sisanya 1.135 pasien meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini